02/02/15

Presiden Didesak Copot Abraham Samad

Presiden Didesak Copot Abraham Samad

Aliansi Mahasiswa Makassar mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Abraham Samad dari jabatannya sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Desakan ini menyusul adanya dugaan sikap tebang pilih yang dilakukan KPK terhadap upaya pemberantasan korupsi.

"Padahal, KPK tidak boleh tebang pilih dalam memberantas korupsi," kata Koordinator Aliansi Mahasiswa Makassar, Pahmuddin Colik, dalam siaran persnya yang diterima wartawan di Jakarta, Minggu (1/2/2015).

Pahmuddin menjelaskan, tindakan KPK dengan menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi merupakan salah satu tindakan yang penuh dengan kejanggalan.

"Upaya kriminalisasi terhadap Komjen BG (Budi Gunawan) harus segera diakhiri. Dan Presiden Jokowi harus segera melantik Komjen BG sebagai Kapolri," ujarnya.

Pahmuddin menegaskan, jika memang KPK tidak tebang pilih, semua kasus yang dugaan korupsi yang mangkrak saat ini bisa dituntaskan dengan cepat. Misalnya, dugaan korupsi yang dilakukan oleh kakak kandung Abraham Samad, Imran Samad.


"Imran Samad diduga menyelewengkan anggaran perawatan armada Dinas Pemadam Kebakaran Makassar. Oleh karena itu, kami minta KPK harus segera mengusut secara tuntas Imran Samad yang juga kakak kandung dari Ketua KPK Abraham Samad," tegasnya.

Aliansi Mahasiswa Makasar diketahui sempat menggelar aksi unjuk rasa rasa di depan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makasar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat 30 Januari 2015. Dalam aksi unjuk rasa tersebut, mereka menyampaikan aspirasinya yang meminta Samad mundur dari KPK.

Terkini