Tampilkan postingan dengan label Islamic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islamic. Tampilkan semua postingan
26/03/15
Doa Empat Ribu Tahun
"Ya Rosulallah, ceritakanlah tentang dirimu?",
Begitu suatu hari para sahabat saat bertanya sembari menatap wajah beliau shalallahu 'alaihi wa sallam yang purnama
Kala itu Sang Nabi shalallahu alaihi wa sallam menjawab dengan beberapa kalimat. Pembukanya adalah senyum, disusul dengan kerendahan hati beliau
"Aku hanyalah Doa yang dimunajatkan Ibrahim 'Alaihis salam"
---
Sahabat, DOA itu adalah doa yang berumur 4.000 tahun. Ia melintas mengarungi zaman,
Dari sejak lembah MAKKAH yang sunyi hanya dihuni Isma'il dan ibundanya hingga saat 360 berhala telah menyesaki KA'BAH diseluruh kelilingnya
Sahabat, DOA itu adalah ketulusan seorang moyang untuk anak cucunya
Didalam Doa itu terkandung cinta agar orang-orang yang berhimpun bersama keturunannya didekat Rumah Allah itu terhubung dan terbimbing dari langit oleh cahaya-Nya `~
Robbanaa; wab'ats fiihim rosuulan minhum. Yatsluu 'alaihim aayaatika wa yu'allimuhumul kitaaba wal hikmata wa yuzakkihim
Innaka Antal Aziizul Hakiim
21/03/15
Ingin Keturunan, Inilah Waktu 'Bercinta' Terbaik Menurut Islam
Salah satu tujuan membina mahligai rumah tangga adalah untuk memperoleh keturunan. Namun tidak semua pasangan mudah untuk mendapatkannya. Ada yang memang dikarenakan tidak memiliki kesehatan yang baik. Ada juga yang tak bermasalah pada kesehatan, namun tidak memahami beberapa "rahasia", satu di antaranya waktu terbaik untuk bercinta.
Mengapa perlu waktu terbaik? Karena pada momentum-momentum inilah hormon testosteron pada laki-laki dan hormon endorfin pad aperempuan, mencapai level tertinggi.
Seperti halnya sains, agama juga telah "mengatur" waktu-waktu terbaik bagi pasangan untuk bercinta.
Secara umum, jam berapapun suami-istri diperbolehkan Islam untuk "bercinta." Namun, perlu diperhatikan agar tidak menabrak waktu shalat jama'ah sehingga suami ketinggalan shalat jama'ah. Selain itu, perlu diperhatikan juga waktu yang tidak kondusif semisal ada anak-anak yang tengah terjaga dan lain-lain.
Secara khusus, ada tiga waktu yang diisyaratkan dalam Al Quran, yakni sebelum Subuh, tengah hari antara Zuhur dan Ashar, dan setelah Isya.
Ayat di atas memang tidak secara tegas menyebut waktu "bercinta" namun dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa para sahabat menyukai saat-saat tersebut untuk "bercinta."
Di antara tiga waktu tersebut, mana yang terbaik? Yang paling sering dipilih adalah setelah Isya.
Versi Sains
Selaras dengan itu, menurut sains, waktu-waktu terbaik untuk bercinta juga tidak jauh beda. Pada tengah malam hingga dini hari (sebelum Subuh), tingkat melatonin perempuan cenderung sangat rendah, dengan sensitivitas tinggi. Namun, pada umumnya pihak perempuan tidak bersemangat. Sedangkan pihak laki-laki lebih tenang.
Pukul 14:00-16:00, merupakan saat terbaik dalam sistem reproduksi perempuan. Sperma yang diproduksi laki-laki juga memiliki kualitas terbaik. Situasi ini akan terulang pada pukul 20.00- 22.00. Dokter umumnya menyarankan percintaan dilakukan pada kedua momentum ini.(ags/berbagai sumber)
Mengapa perlu waktu terbaik? Karena pada momentum-momentum inilah hormon testosteron pada laki-laki dan hormon endorfin pad aperempuan, mencapai level tertinggi.
Seperti halnya sains, agama juga telah "mengatur" waktu-waktu terbaik bagi pasangan untuk bercinta.
Secara umum, jam berapapun suami-istri diperbolehkan Islam untuk "bercinta." Namun, perlu diperhatikan agar tidak menabrak waktu shalat jama'ah sehingga suami ketinggalan shalat jama'ah. Selain itu, perlu diperhatikan juga waktu yang tidak kondusif semisal ada anak-anak yang tengah terjaga dan lain-lain.
Secara khusus, ada tiga waktu yang diisyaratkan dalam Al Quran, yakni sebelum Subuh, tengah hari antara Zuhur dan Ashar, dan setelah Isya.
Dalam Surah An Nur Ayat 58, disebut, "Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum shalat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah shalat Isya. (Itulah) tiga 'aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain).
Ayat di atas memang tidak secara tegas menyebut waktu "bercinta" namun dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa para sahabat menyukai saat-saat tersebut untuk "bercinta."
Di antara tiga waktu tersebut, mana yang terbaik? Yang paling sering dipilih adalah setelah Isya.
Versi Sains
Selaras dengan itu, menurut sains, waktu-waktu terbaik untuk bercinta juga tidak jauh beda. Pada tengah malam hingga dini hari (sebelum Subuh), tingkat melatonin perempuan cenderung sangat rendah, dengan sensitivitas tinggi. Namun, pada umumnya pihak perempuan tidak bersemangat. Sedangkan pihak laki-laki lebih tenang.
Pukul 14:00-16:00, merupakan saat terbaik dalam sistem reproduksi perempuan. Sperma yang diproduksi laki-laki juga memiliki kualitas terbaik. Situasi ini akan terulang pada pukul 20.00- 22.00. Dokter umumnya menyarankan percintaan dilakukan pada kedua momentum ini.(ags/berbagai sumber)
13/02/15
Inilah 5 Walikota Indonesia Yang Melarang Perayaan Valentine
Hari Valentine adalah budaya barat yang tidak memiliki manfaat bagi bangsa Indonesia. Sebaliknya, valentine banyak membawa dampak negatif bagi generasi muda khususnya dalam memicu pergaulan bebas.
Beruntung, Indonesia memiliki cukup banyak pemimpin di daerah yang menyadari hal ini. Sedikitnya, lima walikota telah melarang perayaan valentine di kotanya masing-masing.
Walikota Depok
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail telah melarang perayaan valentine sejak beberapa tahun yang lalu. Hal itu dilakukannya sebagai salah satu upaya mengantisipasi terjadinya ‘pergaulan bebas’ di kalangan remaja. Larangan itu mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Depok, dan Front Pembela Islam (FPI) Depok.
Walikota Banda Aceh
Illiza Sa’aduddin Djamal juga mengeluarkan seruan agar tidak merayakan Valentine Day dalam bentuk apapun. Walikota dari PPP ini menegaskan, perayaan Valentine Day bertentangan dengan Syariat Islam.
Menurut Humas Setda Banda Aceh, seruan tersebut akan dikirim ke sekolah-sekolah pada hari ini (Jum’at, 13 Februari 2015). Selain itu, seruan juga dikirim ke masjid untuk menjadi bahan khutbah Jum’at.
Walikota Surabaya
Tri Rismaharini yang baru saja terpilih sebagai juara tiga walikota terbaik di dunia ini dikenal sebagai walikota yang sukses memajukan kota Surabaya dan peduli dengan penyelamatan moral warganya. Diantara prestasinya yang gemilang adalah berhasil menutup Dolly, prostitusi terbesar di Asia Tenggara, tanpa gejolak yang berarti.
Pada 12 Februari 2015, secara resmi pemkot Surabaya menerbitkan surat larangan perayaan valentine. Surat yang ditujukan kepada kepala sekolah se-Surabaya itu memperingatkan agar tidak ada pelajar yang merayakan valentine baik di dalam maupun di luar sekolah.
Walikota Padang
Pada hari yang sama, Kamis (12/2/2015), Mahyeldi Ansarullah juga melarang warganya agar tidak merayakan hari valentine. Walikota dari PKS ini sebelumnya telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan sejumlah pihak terkait. Menurutnya, hari valentine tidak sesuai dengan budaya timur dan banyak bermuatan negatif.
“Tidak ada yang namanya Valentine Day di Kota Padang. Hari kasih sayang dalam Islam adalah sepanjang waktu,” tegasnya.
Walikota Makassar
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, pada Selasa (10/2/2015) telah melarang perayaan. Ia juga melarang penjualan suvenir valentine. Menurutnya, valentine mengajak kepada kesesatan dan mengarahkan pada perbuatan asusila.
“Saya melarang perayaan, termasuk penjualan suvenir-suvenir valentine yang bergambar love atau hati,” tegasnya.
Untuk memastikan tidak ada perayaan valentine di Makassar, pihaknya akan menggelar sidak pada 14 februari besuk.
[Ibnu K/bersamadakwah]
Beruntung, Indonesia memiliki cukup banyak pemimpin di daerah yang menyadari hal ini. Sedikitnya, lima walikota telah melarang perayaan valentine di kotanya masing-masing.
Walikota Depok
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail telah melarang perayaan valentine sejak beberapa tahun yang lalu. Hal itu dilakukannya sebagai salah satu upaya mengantisipasi terjadinya ‘pergaulan bebas’ di kalangan remaja. Larangan itu mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Depok, dan Front Pembela Islam (FPI) Depok.
Walikota Banda Aceh
Illiza Sa’aduddin Djamal juga mengeluarkan seruan agar tidak merayakan Valentine Day dalam bentuk apapun. Walikota dari PPP ini menegaskan, perayaan Valentine Day bertentangan dengan Syariat Islam.
Menurut Humas Setda Banda Aceh, seruan tersebut akan dikirim ke sekolah-sekolah pada hari ini (Jum’at, 13 Februari 2015). Selain itu, seruan juga dikirim ke masjid untuk menjadi bahan khutbah Jum’at.
Walikota Surabaya
Tri Rismaharini yang baru saja terpilih sebagai juara tiga walikota terbaik di dunia ini dikenal sebagai walikota yang sukses memajukan kota Surabaya dan peduli dengan penyelamatan moral warganya. Diantara prestasinya yang gemilang adalah berhasil menutup Dolly, prostitusi terbesar di Asia Tenggara, tanpa gejolak yang berarti.
Pada 12 Februari 2015, secara resmi pemkot Surabaya menerbitkan surat larangan perayaan valentine. Surat yang ditujukan kepada kepala sekolah se-Surabaya itu memperingatkan agar tidak ada pelajar yang merayakan valentine baik di dalam maupun di luar sekolah.
Walikota Padang
Pada hari yang sama, Kamis (12/2/2015), Mahyeldi Ansarullah juga melarang warganya agar tidak merayakan hari valentine. Walikota dari PKS ini sebelumnya telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan sejumlah pihak terkait. Menurutnya, hari valentine tidak sesuai dengan budaya timur dan banyak bermuatan negatif.
“Tidak ada yang namanya Valentine Day di Kota Padang. Hari kasih sayang dalam Islam adalah sepanjang waktu,” tegasnya.
Walikota Makassar
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, pada Selasa (10/2/2015) telah melarang perayaan. Ia juga melarang penjualan suvenir valentine. Menurutnya, valentine mengajak kepada kesesatan dan mengarahkan pada perbuatan asusila.
“Saya melarang perayaan, termasuk penjualan suvenir-suvenir valentine yang bergambar love atau hati,” tegasnya.
Untuk memastikan tidak ada perayaan valentine di Makassar, pihaknya akan menggelar sidak pada 14 februari besuk.
[Ibnu K/bersamadakwah]
10/02/15
Wanita Amerika Ini Mimpi Bertemu Nabi Muhammad Kemudian Masuk Islam
Linda Al-Saigel adalah seorang mualaf dari Amerika Serikat. Saat masih menjadi non-Muslim, ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sangat taat.
Saat masih remaja, Linda lebih suka menghabiskan libur akhir pekan untuk melayani Tuhan daripada bermalas-malasan seperti teman-temannya. Ia melakukan hal tersebut hingga beberapa tahun kemudian.
Setelah lulus SMA di Arizona, Linda memutuskan kuliah di California. Begitu menyelesaikan kuliahnya, Linda bekerja dan menetap selama 1 tahun. Di sini, kehidupan agama Linda semakin berkembang. Dia banyak terlibat dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan remaja.
Dari sinilah kehidupan spiritual Linda mulai tumbuh. Dia merasa kurang lengkap meski secara penuh aktif dalam kegiatan keagamaan. Dia ingin mendapat jawaban lebih
Dalam kondisi inilah Linda memutuskan menjelajahi dan melihat agama-agama lain demi menemukan kepuasan batin dan tumbuh sebagai manusia utuh.
Suatu hari, Linda diundang untuk menjadi saksi di pernikahan temannya yang menikah dengan pria Timur Tengah.
Inilah untuk pertama kali Linda melihat upacara perkawinan menurut Islam. Dia merasa takjub dengan Muslim yang ditemuinya. Mereka terlihat saling menghormati satu sama lain.
Linda tahu bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan. Dan itu sempat menarik hati Linda untuk mempelajarinya.
Linda mulai sering mimpi aneh. Mimpi pertama Linda adalah dia seperti bertemu dengan Nabi Isa yang sedang memegang rantai yang menjulur dari langit.
Ada jurang di antara mereka. Nabi Isa kemudian mengayunkan rantai tersebut ke arah Linda sambil berkata 'Kamu hanya perlu satu langkah lagi, pegang rantai ini'.
Linda merasa takut mati jika memegang rantai itu. Dia tidak siap karena masih banyak hal yang belum dilakukannya. Namun Nabi Isa tersenyum dan berkata 'Tunggu saja'.
Linda kemudian mengambil kelas tentang Islam. Dia kerap membandingkan Islam dan agamanya sehingga mulai bisa melihat kebenaran Islam secara jelas.
Linda kemudian mengalami mimpi aneh yang kedua. Namun bagi Linda, ini seperti bukan mimpi tapi penglihatan. Nabi Musa muncul dalam gambar yang tergantung di kamar tidurnya.
Itulah sebabnya Linda tidak yakin apakah ia bermimpi atau hanya penglihatan saja. Nabi Musa tersenyum dan berkata: "Ikuti kata hatimu."
Linda meneruskan kehidupan sehari-harinya dan terus mempelajari Islam. Kemudian muncul mimpi lain saat Linda sedang mendekati keputusan menjadi seorang Muslim.
Kali ini Nabi Isa lagi yang sedang membawa tiket pesawat di tangannya. Dia berkata 'Linda, kamu harus melakukan perjalanan ini. Jangan takut, tapi kamu harus melakukannya'.
Linda bertanya 'Di mana saya akan pergi?' Nabi Isa menjawab 'Di pesawat, dan jangan khawatir saya akan duduk tepat di belakangmu'.
Linda pun baru mengerti bahwa dia selama ini dituntun untuk memeluk Islam.
Beberapa hari kemudian, Linda bermimpi lagi sedang duduk di atas batu besar di sebuah hutan. Suasananya gelap, tapi ada sinar matahari bersinar melalui pohon-pohon.
Seorang pria berkerudung dengan jubah cokelat berjalan ke arah Linda. Wajahnya tertunduk sehingga Linda tidak bisa melihat wajahnya, hanya bayangan kerudung di wajahnya.
"Saya tahu itu Nabi Muhammad. Dia berjalan ke arah saya dan mengulurkan tangan kepada saya. Saya pun mengulurkan tangan dan meletakkan telapak tangan di atas telapak tangannya. Kami kemudian berjalan pergi menuju cahaya tersebut. Mimpi berakhir dan hidup saya sebagai muslim telah dimulai."
Setelah menjadi muslimah, Linda belajar cara mendirikan salat, menghadiri banyak pengajian dan berdiskusi tentang Islam di seminar-seminar.
Kisah Linda Al-Saigel setelah memeluk Islam dapat disaksikan dalam film "Linda & Ali: Two Worlds Within Four Walls" produksi tahun 2005. Film tersebut karya sutradara asal Belgia bernama Lut Vandekeybus.
Saat masih remaja, Linda lebih suka menghabiskan libur akhir pekan untuk melayani Tuhan daripada bermalas-malasan seperti teman-temannya. Ia melakukan hal tersebut hingga beberapa tahun kemudian.
Setelah lulus SMA di Arizona, Linda memutuskan kuliah di California. Begitu menyelesaikan kuliahnya, Linda bekerja dan menetap selama 1 tahun. Di sini, kehidupan agama Linda semakin berkembang. Dia banyak terlibat dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan remaja.
Dari sinilah kehidupan spiritual Linda mulai tumbuh. Dia merasa kurang lengkap meski secara penuh aktif dalam kegiatan keagamaan. Dia ingin mendapat jawaban lebih
Dalam kondisi inilah Linda memutuskan menjelajahi dan melihat agama-agama lain demi menemukan kepuasan batin dan tumbuh sebagai manusia utuh.
Suatu hari, Linda diundang untuk menjadi saksi di pernikahan temannya yang menikah dengan pria Timur Tengah.
Inilah untuk pertama kali Linda melihat upacara perkawinan menurut Islam. Dia merasa takjub dengan Muslim yang ditemuinya. Mereka terlihat saling menghormati satu sama lain.
Linda tahu bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan. Dan itu sempat menarik hati Linda untuk mempelajarinya.
Linda mulai sering mimpi aneh. Mimpi pertama Linda adalah dia seperti bertemu dengan Nabi Isa yang sedang memegang rantai yang menjulur dari langit.
Ada jurang di antara mereka. Nabi Isa kemudian mengayunkan rantai tersebut ke arah Linda sambil berkata 'Kamu hanya perlu satu langkah lagi, pegang rantai ini'.
Linda merasa takut mati jika memegang rantai itu. Dia tidak siap karena masih banyak hal yang belum dilakukannya. Namun Nabi Isa tersenyum dan berkata 'Tunggu saja'.
Linda kemudian mengambil kelas tentang Islam. Dia kerap membandingkan Islam dan agamanya sehingga mulai bisa melihat kebenaran Islam secara jelas.
Linda kemudian mengalami mimpi aneh yang kedua. Namun bagi Linda, ini seperti bukan mimpi tapi penglihatan. Nabi Musa muncul dalam gambar yang tergantung di kamar tidurnya.
Itulah sebabnya Linda tidak yakin apakah ia bermimpi atau hanya penglihatan saja. Nabi Musa tersenyum dan berkata: "Ikuti kata hatimu."
Linda meneruskan kehidupan sehari-harinya dan terus mempelajari Islam. Kemudian muncul mimpi lain saat Linda sedang mendekati keputusan menjadi seorang Muslim.
Kali ini Nabi Isa lagi yang sedang membawa tiket pesawat di tangannya. Dia berkata 'Linda, kamu harus melakukan perjalanan ini. Jangan takut, tapi kamu harus melakukannya'.
Linda bertanya 'Di mana saya akan pergi?' Nabi Isa menjawab 'Di pesawat, dan jangan khawatir saya akan duduk tepat di belakangmu'.
Linda pun baru mengerti bahwa dia selama ini dituntun untuk memeluk Islam.
Beberapa hari kemudian, Linda bermimpi lagi sedang duduk di atas batu besar di sebuah hutan. Suasananya gelap, tapi ada sinar matahari bersinar melalui pohon-pohon.
Seorang pria berkerudung dengan jubah cokelat berjalan ke arah Linda. Wajahnya tertunduk sehingga Linda tidak bisa melihat wajahnya, hanya bayangan kerudung di wajahnya.
"Saya tahu itu Nabi Muhammad. Dia berjalan ke arah saya dan mengulurkan tangan kepada saya. Saya pun mengulurkan tangan dan meletakkan telapak tangan di atas telapak tangannya. Kami kemudian berjalan pergi menuju cahaya tersebut. Mimpi berakhir dan hidup saya sebagai muslim telah dimulai."
Setelah menjadi muslimah, Linda belajar cara mendirikan salat, menghadiri banyak pengajian dan berdiskusi tentang Islam di seminar-seminar.
Kisah Linda Al-Saigel setelah memeluk Islam dapat disaksikan dalam film "Linda & Ali: Two Worlds Within Four Walls" produksi tahun 2005. Film tersebut karya sutradara asal Belgia bernama Lut Vandekeybus.
29/01/15
Wanita Irlandia memeluk Islam karena mendengar suara adzan
Leslie Carter, yang sekarang bekerja untuk Pusat Kebudayaan Islam dan menjabat sebagai asisten koordinator wanita, menyatakan memeluk Islam tiga tahun yang lalu. Sebelumnya dia adalah penganut Kristen. Dia mengaku bahwa dia selalu dihantui pertanyaan seputar keyakinan dalam agama kristen, khususnya mengenai pengakuan dosa yang diungkapkan terhadap pendeta. Menurut Leslie, pengakuan dosa itu seharusnya antara dia dan Tuhan, tidak harus memakai perantara.
Leslie Carter berasal dari Irlandia. Leslie menikah dengan seorang muslim, dan dia tetap menganut agama Kristen. Tapi dia dan suaminya memilih untuk tidak mempermasalahkan dan tetap mempertahankan agamanya masing-masing.
Sebagai non-muslim, Leslie sangat menghormati agama suaminya, begitu juga sebaliknya. Tidak ada masalah tentang agama dalam rumah tangga mereka.
Namun lamban laun, Leslie merasa mulai meragukan agamanya dan mulai bertanya-tanya tentang Islam. Leslie banyak membaca buku-buku tentang hak-hak perempuan dalam Islam. Dari buku-buku yang dibacanya itu, Leslie merasa telah mendapat jawaban dari pertanyaannya tentang Islam.
Kendati demikian, Leslie mengaku tak pernah merencanakan untuk memeluk Islam. Semuanya terjadi secara spontan.
Di hari dia menyatakan masuk Islam, suaminya berniat untuk salat di Islamic Center. Leslie yang berniat untuk pergi ke pasar akhirnya ikut suaminya dan bertemu dengan teman perempuannya yang bekerja di Islamic Center tersebut.
“Di hari saya memeluk Islam, suami saya datang ke tempat itu untuk shalat. Saya ingin pergi ke pasar jadi saya datang bersama dengan dia dan saya mengenal beberapa wanita yang bekerja di kantor itu dan saya datang untuk mengunjunginya. Sebenarnya, tidak ada rencana bagi saya untuk menjadi seorang Muslimah pada hari itu, Saya bilang bahwa mungkin saya akan memeluk Islam dalam waktu 10 tahun atau kapan pun, tapi ketika saya berada di sana dan mendengar Adzan, saya mulai menangis. Rasanya seperti ada cahaya dalam hati saya atau sesuatu. Saya tahu saya tidak bisa meninggalkan masjid tanpa menyatakan keimanan saya.” ungkapnya, sebagaimana dilansir oleh Onislam.net.
“Putri sulung saya berumur lima tahun. Jika dia sedang menonton TV dan melihat perempuan yang memakai pakaian terbuka dia akan berteriak “Haram, ganti saluran”.” cerita Leslie.
Leslie Carter mengaku bahwa putrinya suka memakai rok panjang, dan tidak suka memakai rok diatas lututnya.
Setelah menjadi muslim, Leslie sekarang bekerja di Islamic Cultural Center di Irlandia yang dibangun dengan dana bantuan dari Al-Maktoum Foundation yang berpusat di Dubai. Sekarang, kata Leslie, banyak orang yang datang ke Islamic Center itu untuk meminta salinan Al-quran.
“Mungkin mereka ingin mencari penjelasan tentang Islam yang selama ini belum mereka ketahui,” kata Leslie.
(ameera/arrahmah.com)
Leslie Carter berasal dari Irlandia. Leslie menikah dengan seorang muslim, dan dia tetap menganut agama Kristen. Tapi dia dan suaminya memilih untuk tidak mempermasalahkan dan tetap mempertahankan agamanya masing-masing.
Sebagai non-muslim, Leslie sangat menghormati agama suaminya, begitu juga sebaliknya. Tidak ada masalah tentang agama dalam rumah tangga mereka.
Namun lamban laun, Leslie merasa mulai meragukan agamanya dan mulai bertanya-tanya tentang Islam. Leslie banyak membaca buku-buku tentang hak-hak perempuan dalam Islam. Dari buku-buku yang dibacanya itu, Leslie merasa telah mendapat jawaban dari pertanyaannya tentang Islam.
Kendati demikian, Leslie mengaku tak pernah merencanakan untuk memeluk Islam. Semuanya terjadi secara spontan.
Di hari dia menyatakan masuk Islam, suaminya berniat untuk salat di Islamic Center. Leslie yang berniat untuk pergi ke pasar akhirnya ikut suaminya dan bertemu dengan teman perempuannya yang bekerja di Islamic Center tersebut.
“Di hari saya memeluk Islam, suami saya datang ke tempat itu untuk shalat. Saya ingin pergi ke pasar jadi saya datang bersama dengan dia dan saya mengenal beberapa wanita yang bekerja di kantor itu dan saya datang untuk mengunjunginya. Sebenarnya, tidak ada rencana bagi saya untuk menjadi seorang Muslimah pada hari itu, Saya bilang bahwa mungkin saya akan memeluk Islam dalam waktu 10 tahun atau kapan pun, tapi ketika saya berada di sana dan mendengar Adzan, saya mulai menangis. Rasanya seperti ada cahaya dalam hati saya atau sesuatu. Saya tahu saya tidak bisa meninggalkan masjid tanpa menyatakan keimanan saya.” ungkapnya, sebagaimana dilansir oleh Onislam.net.
“Putri sulung saya berumur lima tahun. Jika dia sedang menonton TV dan melihat perempuan yang memakai pakaian terbuka dia akan berteriak “Haram, ganti saluran”.” cerita Leslie.
Leslie Carter mengaku bahwa putrinya suka memakai rok panjang, dan tidak suka memakai rok diatas lututnya.
Setelah menjadi muslim, Leslie sekarang bekerja di Islamic Cultural Center di Irlandia yang dibangun dengan dana bantuan dari Al-Maktoum Foundation yang berpusat di Dubai. Sekarang, kata Leslie, banyak orang yang datang ke Islamic Center itu untuk meminta salinan Al-quran.
“Mungkin mereka ingin mencari penjelasan tentang Islam yang selama ini belum mereka ketahui,” kata Leslie.
(ameera/arrahmah.com)
Doa Ustadz Arifin Ilham untuk Jokowi dan KPK
"Kami mendoakan sosok pemimpin yang berwibawa, jujur, berani, mandiri dan tegas demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat," kata Arifin Ilham sebelum memasuki gedung KPK, Selasa.
Arifin mengatakan masalah bangsa Indonesia akan lekas terselesaikan jika rakyat memiliki pemimpin yang tegas dan berwibawa.
"Kami mendoakan karena dengan memiliki presiden yang tegas dan berwibawa maka selesai masalah negara ini," katanya.
Selain itu, pengasuh pondok pesantres Az Zikra tersebut juga mendoakan institusi kepolisian, KPK dan TNI.
"Kami doakan juga karena dengan polisi yg bersih, KPK yang berani dan TNI yang kuat supaya rakyat bisa sejahtera," kata Arifin Ilham.
Sampai Selasa siang, suasana di KPK masih tampak sepi kendati menurut jadwal hari ini akan ada pemeriksaan tiga orang anggota kepolisian terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi Budi Gunawan.
26/01/15
Profesor Yahudi: Hanya Ada Satu Agama, Yaitu Islam
Profesor Sejarah Universitas Hebrew, Yerusalem, Moshe Sharon, menegaskan pada dasarnya, agama di alam semesta ini hanyalah satu. Agama tersebut mengokohkan keesaan Allah dan menegaskan nabi Muhammad sebagai utusan Allah.
“Dari mulai diciptakannya semesta ini, hanya ada satu agama, yaitu Islam,” ujarnya, sebagaimana ditayangkan kantor berita Israel, Arutzsheva, yang dikutip pengguna youtube, Bahrain Tahir, pada 2012 lalu.
Dalam video berdurasi hampir tiga menit ini, Moshe menjelaskan lebih lanjut, jika ada siapapun menyatakan tempat ini adalah kuil Sulaiman, maka muslim akan menyatakan itu benar. “Solomon (sulaiman, - red) adalah muslim. David (Daud, - red), Abraham (Ibrahim, - red), Moses (Musa, - red), Yesus (Isa, - red), adalah muslim.
“Inilah yang saya maksudkan dengan islamisasi sejarah. Di seluruh islamisasi sejarah akan ada islamisasi geografi, semua wilayah yang berhubungan dengan tokoh-tokoh tadi adalah wilayah muslim,” tegas Sharon, yang ketika tampil mengenakan tutup kepala ala Yahudi atau //yarmuk//.
Wilayah-wilayah tersebut, jelasnya, terlepas apakah sesudah Nabi Muhamad datang atau belum, harus dibebaskan. “Bukan untuk ditaklukkan. Yang ada adalah untuk dibebaskan,” imbuhnya. Islam muncul di sejarah, pada saat Muhammad, adalah sebagai pembebas. Tidak ada penjajahan dalam Islam. Yang ada adalah pembebasan dalam Islam. (republika)
“Dari mulai diciptakannya semesta ini, hanya ada satu agama, yaitu Islam,” ujarnya, sebagaimana ditayangkan kantor berita Israel, Arutzsheva, yang dikutip pengguna youtube, Bahrain Tahir, pada 2012 lalu.
Dalam video berdurasi hampir tiga menit ini, Moshe menjelaskan lebih lanjut, jika ada siapapun menyatakan tempat ini adalah kuil Sulaiman, maka muslim akan menyatakan itu benar. “Solomon (sulaiman, - red) adalah muslim. David (Daud, - red), Abraham (Ibrahim, - red), Moses (Musa, - red), Yesus (Isa, - red), adalah muslim.
“Inilah yang saya maksudkan dengan islamisasi sejarah. Di seluruh islamisasi sejarah akan ada islamisasi geografi, semua wilayah yang berhubungan dengan tokoh-tokoh tadi adalah wilayah muslim,” tegas Sharon, yang ketika tampil mengenakan tutup kepala ala Yahudi atau //yarmuk//.
Wilayah-wilayah tersebut, jelasnya, terlepas apakah sesudah Nabi Muhamad datang atau belum, harus dibebaskan. “Bukan untuk ditaklukkan. Yang ada adalah untuk dibebaskan,” imbuhnya. Islam muncul di sejarah, pada saat Muhammad, adalah sebagai pembebas. Tidak ada penjajahan dalam Islam. Yang ada adalah pembebasan dalam Islam. (republika)
07/01/15
Adam Turun Di India, Manusia Pertama Tundukkan Seluruh Hewan
Banyak orang berpendapat, bahwa Sulaiman merupakan manusia pertama yang mampu menundukkan semua hewan di Bumi, bahkan makhluk tak kasat mata ciptaan illahi. Tetapi, dalam teks yang disebutkan dalam buku 'Forgotten Books of Eden' karya Rutherford H Pratt pada tahun 1926, disebutkan bahwa semua hewan tunduk kepada Adam setelah dia turun ke Bumi, dia adalah manusia pertama yang memijakkan kaki di Bumi yang hidup didalam gua bersama Hawa selama beberapa waktu.
Sastra ini pertama kali diterjemahkan pada akhir tahun 1800-an oleh Dr SC Malan dan Dr E Trumpp, berdasarkan kisah legenda dari generasi ke generasi, seseorang telah menuliskan kisah ini dalam karya tulis Mesir tidak diketahui identitasnya yang menggunakan bahasa Arab, tetapi terjemahan pertama ditemukan di Ethiopia. Tidak ada catatan sejak kapan teks pertama ditulis, berdasarkan referensi Pseudepigrapha mungkin ditulis beberapa ratus tahun sebelum kelahiran Isa. Kisah ini merupakan bagian dari ratusan teks yang ditolak untuk dicantumkan dalam Alkitab, disebabkan ketidakjelasan penulis awal sehingga dianggap legenda.
Adam Turun Di India
Dalam teks ini tidak disebutkan Adam dan Hawa turun ke Bumi secara terpisah selama 40 hari (walaupun beberapa versi menyebutkan 300 tahun), tetapi langsung menceritakan kehidupan mereka berada didalam gua. dalam literatur disebutkan bahwa Adam pertama kali diturunkan dan hidup diwilayah India ataupun Sri Lanka.
Hal ini juga disebutkan Ibnu Abbas yang meriwayatkan Ali Bin Abi Thalib: "Di bumi tanah yang paling wangi adalah tanah India (karena) Nabi Adam as telah diturunkan di India, maka pohon–pohon dari India telah melekat wangi-wangian dari surga.”(HR Hakim)
Ibnu Abbas juga meriyawatkan dari Nabi Muhammad saw: "Sesungguhnya Nabi Adam as telah pergi haji dari India ke Baitullah sebanyak seribu kali dengan berjalan kaki tanpa pernah naik kendaraan walau sekalipun" (HR Thabrani)
Legenda menyebutkan, Adam diturunkan di Safa (Srilanka) atau dipuncak bukit Sri Pada, dan Hawa diturunkan di Marwa. Keduanya bertemu kembali di Jabal Rahmah setelah 40 hari berpisah dan menetap di Srilanka karena mirip dengan keadaan surga. Menurut kisah Nasrani dan Yahudi, setelah Adam keluar dari Taman Eden, dia pertama kali menjejakkan kaki disebuah gunung yang disebut sebagai Puncak Adam atau Al-Rohun, Sri Lanka.
Kisah Adam Dan Hawa Hidup Didalam Gua
Dikisahkan dalam teks sastra yang diterjemahkan Dr SC Malan dan Dr E Trumpp tahun 1800-an, bahwa Adam dan Hawa menangis karena telah dikeluarkan dari surga, ketika memandang tubuh yang telah berubah menjadi daging. Mereka menangis sedih atas apa yang telah dilakukan, mereka berjalan dan pergi secara perlahan ke dalam Gua. Dan ketika mereka tiba disana, Adam menangisi dirinya sendiri dan berkata kepada Hawa:
Setelah itu, Adam tidak ingin memasuki gua dan juga berniat tidak akan pernah ingin memasukinya. Tetapi dia tunduk pada perintah Allah dan berkata pada dirinya sendiri: "Jika aku tidak memasuki gua, aku akan kembali menjadi pelanggar hukum."
Kemudian Adam dan Hawa memasuki gua dan berdiri seraya berdoa dalam bahasa mereka sendiri, tidak diketahui, tapi mereka memahaminya dengan baik. Dan saat mereka berdoa, Adam membuka matanya dan melihat batu dan atap gua yang menutupi atasnya, hal ini mencegahnya melihat surga atau makhluk Allah, dia menangis dan memukul dadanya dengan keras sampai jatuh, dan mati (pingsan). Dan Hawa duduk menangis karena dirinya yakin bahwa Adam sudah mati, lalu di bangkit dan merentangkan tangannya kepada Allah, memohon kepada-Nya atas rahmat dan belas kasihan:
Hawa menangis sedih dan jatuh (pingsan) disisi Adam karena kesedihannya. Allah memandang mereka karena telah menghukum diri melalui kesedihan yang besar, tetapi Dia memutuskan untuk membesarkan hati dan menghibur keduanya. Dia mengirim Firman-Nya, bahwa mereka harus berdiri dan dibangkitkan segera, Dia berkata:
Seluruh Hewan Tunduk Kepada Adam, Kecuali Ular
Ketika Adam dan Hawa mendengar kata-kata ini dari Allah, mereka menangis, tetapi mereka memperkuat hati kepada Tuhan, karena mereka sekarang merasa bahwa Tuhan berada disisinya seperti seorang ayah dan ibu. Untuk alasan ini, mereka menangis di hadapan-Nya dan mencari rahmat dari-Nya. Kemudian Allah telah mengasihani mereka dan berkata:
"Hai Adam, Aku telah membuat perjanjian-Ku denganmu, dan Aku tidak akan berpaling dari itu, tidak akan Ku-biarkan kau kembali ke taman surga sampai perjanjian-Ku tentang lima setengah hari terpenuhi."
Adam dan hawa, adam india
Kemudian Adam berkata kepada Allah;
Ketika Tuhan mendengar kata-kata ini dari Adam, Dia telah mengasihani-nya dan merasakan hewan di padang akan melahap keduanya. Kemudian Allah memerintahkan hewan di daratan dan burung-burung, semua yang bergerak di bumi untuk tunduk kepada Adam dan akrab dengannya, dan tidak kesulitan atau keberatan membawa/mengangkut Adam dan Hawa. Kemudian semua hewan memberi penghormatan kepada Adam sesuai dengan perintah Allah, kecuali ular.
Sumber
Sastra ini pertama kali diterjemahkan pada akhir tahun 1800-an oleh Dr SC Malan dan Dr E Trumpp, berdasarkan kisah legenda dari generasi ke generasi, seseorang telah menuliskan kisah ini dalam karya tulis Mesir tidak diketahui identitasnya yang menggunakan bahasa Arab, tetapi terjemahan pertama ditemukan di Ethiopia. Tidak ada catatan sejak kapan teks pertama ditulis, berdasarkan referensi Pseudepigrapha mungkin ditulis beberapa ratus tahun sebelum kelahiran Isa. Kisah ini merupakan bagian dari ratusan teks yang ditolak untuk dicantumkan dalam Alkitab, disebabkan ketidakjelasan penulis awal sehingga dianggap legenda.
Adam Turun Di India
Dalam teks ini tidak disebutkan Adam dan Hawa turun ke Bumi secara terpisah selama 40 hari (walaupun beberapa versi menyebutkan 300 tahun), tetapi langsung menceritakan kehidupan mereka berada didalam gua. dalam literatur disebutkan bahwa Adam pertama kali diturunkan dan hidup diwilayah India ataupun Sri Lanka.
Hal ini juga disebutkan Ibnu Abbas yang meriwayatkan Ali Bin Abi Thalib: "Di bumi tanah yang paling wangi adalah tanah India (karena) Nabi Adam as telah diturunkan di India, maka pohon–pohon dari India telah melekat wangi-wangian dari surga.”(HR Hakim)
Ibnu Abbas juga meriyawatkan dari Nabi Muhammad saw: "Sesungguhnya Nabi Adam as telah pergi haji dari India ke Baitullah sebanyak seribu kali dengan berjalan kaki tanpa pernah naik kendaraan walau sekalipun" (HR Thabrani)
Legenda menyebutkan, Adam diturunkan di Safa (Srilanka) atau dipuncak bukit Sri Pada, dan Hawa diturunkan di Marwa. Keduanya bertemu kembali di Jabal Rahmah setelah 40 hari berpisah dan menetap di Srilanka karena mirip dengan keadaan surga. Menurut kisah Nasrani dan Yahudi, setelah Adam keluar dari Taman Eden, dia pertama kali menjejakkan kaki disebuah gunung yang disebut sebagai Puncak Adam atau Al-Rohun, Sri Lanka.
Kisah Adam Dan Hawa Hidup Didalam Gua
Dikisahkan dalam teks sastra yang diterjemahkan Dr SC Malan dan Dr E Trumpp tahun 1800-an, bahwa Adam dan Hawa menangis karena telah dikeluarkan dari surga, ketika memandang tubuh yang telah berubah menjadi daging. Mereka menangis sedih atas apa yang telah dilakukan, mereka berjalan dan pergi secara perlahan ke dalam Gua. Dan ketika mereka tiba disana, Adam menangisi dirinya sendiri dan berkata kepada Hawa:
"Lihatlah gua ini, kini menjadi penjara kita di dunia dan sebagai tempat hukuman! Apakah sebanding dengan taman surga? Bagaimana sempitnya dibandingkan dengan tempat yang lalu? Apakah batu ini berada disamping taman surga? Apakah kegelapan gua ini sebanding dengan cahaya taman surga? Apakah batu menjorok ini untuk melindungi kita, bandingkan dengan rahmat Tuhan yang menaungi kita sebelumnya? Apakah tanah gua ini sebanding dengan taman surga? Bumi ini menabur batu, dan apakah ditanami pohon buah-buahan yang lezat?
Lihatlah matamu, dan di gua yang sebelumnya dijaga malaikat yang memuji tanpa henti. Tapi sekarang kita tidak melihatnya lagi, mata kita telah menjadi daging, mereka (ruh) tidak dapat melihat seperti sebelumnya. Apa yang terjadi pada tubuh kita saat ini tak sebanding ketika kita tinggal di taman surga?"
Setelah itu, Adam tidak ingin memasuki gua dan juga berniat tidak akan pernah ingin memasukinya. Tetapi dia tunduk pada perintah Allah dan berkata pada dirinya sendiri: "Jika aku tidak memasuki gua, aku akan kembali menjadi pelanggar hukum."
Kemudian Adam dan Hawa memasuki gua dan berdiri seraya berdoa dalam bahasa mereka sendiri, tidak diketahui, tapi mereka memahaminya dengan baik. Dan saat mereka berdoa, Adam membuka matanya dan melihat batu dan atap gua yang menutupi atasnya, hal ini mencegahnya melihat surga atau makhluk Allah, dia menangis dan memukul dadanya dengan keras sampai jatuh, dan mati (pingsan). Dan Hawa duduk menangis karena dirinya yakin bahwa Adam sudah mati, lalu di bangkit dan merentangkan tangannya kepada Allah, memohon kepada-Nya atas rahmat dan belas kasihan:
"Ya Allah, ampunilah aku atas dosaku, dosa yang aku lakukan, dan tidak ingat terhadap Mu. Sebab aku sendiri menyebabkan hambamu keluar dari taman surga ke negeri terkutuk ini, dari cahaya kedalam kegelapan, dan dari rumah sukacita ke dalam penjara ini. Ya Allah, lihatlah hamba-Mu yang jatuh dengan cara ini, dan membawanya kembali ke kehidupan, bahwa dia mungkin menangis dan bertobat atas perbuatannya yang tidak dilakukannya tetapi melalui diriku. Jangan mengambil jiwanya sekarang, tapi biarkan dia hidup, dia dapat berdiri setelah pertobatannya dan melakukan kehendak-Mu, seperti sebelum kematiannya.
Tetapi jika Kau tidak membawanya kembali ke kehidupan, maka,.. Ya Allah, ambillah jiwaku, bahwa aku seperti dirinya dan aku tidak bisa hidup dalam penjara bawah tanah ini sendirian, karena aku tidak bisa berdiri sendiri di dunia ini, tapi dengan dirinya. Untuk Mu, ya Allah, yang menyebabkannya tertidur dan mengambil tulang dari sisinya, dan menjadikan daging darinya dengan kekuatan ilahi-Mu. Dan Kau menciptakanku dari tulang dan membuatku menjadi seorang wanita, terang sepertinya, dengan hati, akal, ucapan, dan berada didalam daging seperti dirinya. Dan Kau membuatku berwajah dan berpenampilan, dengan rahmat dan kekuasaan-Mu.
Ya Tuhan,... aku dan dia adalah satu, dan Engkau, ya Tuhan,... adalah Pencipta kami, yang membuat kami berdua dalam satu hari. Oleh karena itu, ya Allah,.. berilah dia kehidupan, dia mungkin bersamaku di negeri aneh ini, sementara kami hidup didalamnya karena pelanggaran yang telah dilakukan. Tetapi jika Kau tidak memberinya kehidupan, kemudian mengambilku, bahkan aku seperti dirinya dimana kami berdua akan mati pada hari yang sama."
Hawa menangis sedih dan jatuh (pingsan) disisi Adam karena kesedihannya. Allah memandang mereka karena telah menghukum diri melalui kesedihan yang besar, tetapi Dia memutuskan untuk membesarkan hati dan menghibur keduanya. Dia mengirim Firman-Nya, bahwa mereka harus berdiri dan dibangkitkan segera, Dia berkata:
"Kau melanggar kehendak kebebasanmu sendiri, sampai kau keluar dari taman surga dimana Aku telah menempatkanmu. Kalau saja kau tidak melanggar perintah-Ku dan menjaga hukum-Ku, dan tidak memakan buah dari pohon yang Aku larang untuk mendekat! Dan ada pohon buah-buahan di taman surga yang lebih baik dari yang satu itu. Tetapi manusia fasik tidak menjaga imannya dan Setan tidak berniat baik terhadap Aku, meskipun Aku telah menciptakannya, dia menganggap Aku sia-sia dan mencari Ketuhanan untuk dirinya sendiri. Untuk ini, Aku melemparkannya turun dari langit sehingga dia tidak bisa berada ditempat pertamanya, dialah yang membuat pohon itu tampak menyenangkan di matamu, sampai kau memakannya, dengan mempercayai kata-katanya.
Jadi karena kau telah melanggar perintah-Ku, dan karena itu Aku membawamu kedalam semua kesedihan ini. Karena aku Tuhan Pencipta, yang ketika menciptakan makhluk-Ku, tidak bermaksud untuk menghancurkan mereka. Tapi setelah mereka membangkitkan kemarahan-Ku, aku menghukum mereka dengan wabah (hukuman) pedih sampai mereka bertobat. Tetapi jika sebaliknya, mereka masih terus bersikeras melanggarnya, mereka akan berada dibawah kutukan selamanya."
Seluruh Hewan Tunduk Kepada Adam, Kecuali Ular
Ketika Adam dan Hawa mendengar kata-kata ini dari Allah, mereka menangis, tetapi mereka memperkuat hati kepada Tuhan, karena mereka sekarang merasa bahwa Tuhan berada disisinya seperti seorang ayah dan ibu. Untuk alasan ini, mereka menangis di hadapan-Nya dan mencari rahmat dari-Nya. Kemudian Allah telah mengasihani mereka dan berkata:
"Hai Adam, Aku telah membuat perjanjian-Ku denganmu, dan Aku tidak akan berpaling dari itu, tidak akan Ku-biarkan kau kembali ke taman surga sampai perjanjian-Ku tentang lima setengah hari terpenuhi."
Adam dan hawa, adam india
Kemudian Adam berkata kepada Allah;
"Ya Tuhan, Engkau telah menciptakan kami dan membuat kami berada di taman itu, dan sebelum aku melanggar, Kau membuat semua hewan datang kepadaku, dimana aku harus memberi nama mereka. Rahmat-Mu kemudian datang kepadaku, dan aku memberi nama masing-masing sesuai dengan pikiran-Mu, dan Kau membuat mereka semua tunduk kepada-Ku.
Tetapi sekarang,... ya Allah, bahwa aku telah melanggar perintah-Mu, semua hewan akan bangkit melawan dan akan memakanku dan Hawa, dan akan mengakhiri kehidupan kami di muka bumi. Karena itu aku mohon, ya Allah, karena Kau telah membuat kami keluar dari taman surga dan telah membuat kami berada di negeri asing, Kau tidak akan membiarkan hewan menyakiti kami."
Ketika Tuhan mendengar kata-kata ini dari Adam, Dia telah mengasihani-nya dan merasakan hewan di padang akan melahap keduanya. Kemudian Allah memerintahkan hewan di daratan dan burung-burung, semua yang bergerak di bumi untuk tunduk kepada Adam dan akrab dengannya, dan tidak kesulitan atau keberatan membawa/mengangkut Adam dan Hawa. Kemudian semua hewan memberi penghormatan kepada Adam sesuai dengan perintah Allah, kecuali ular.
Sumber
28/12/14
Surat Nabi Muhammad untuk Penganut Kristen
Sejarah mencatat toleransi muslim era Nabi Muhammad terhadap pemeluk agama lain patut diacungi jempol. Sejumlah ilmuwan mengunkapkan Nabi pernah mengirim sebuah surat kepada biarawan Gereja St. Catherine di Semenanjung Sinai, Mesir pada 628 Masehi. Isinya menjamin peribadatan umat Kristen, seperti yang dikutip dari solopos.com.
Dilansir Washington Post, 1 Desember 2012, ilmuwan muslim seperti Aziz Suryal Atiya dan Dr. Muqtader Khan meyakini surat yang dikirimkan otentik.
Dua ilmuwan lain, Hobbs dan K.A. Manaphis menuliskan ulasannya masing-masing dalam buku Mount Sinai yang terbit 1995 dan Sinai: Treasures of the Monastery of Saint Catherine yang terbit 1990.
Berikut terjemahan bunyi suratnnya, yang dikutip secara utuh dari Dr. Muqtader Khan, Direktur Program Studi Islam di University of Delaware:
Surat ini dikenal dengan nama Muhammad’s Testamentum. Naskah aslinya dikabarkan hilang saat Kekaisaran Ottoman yang dipimpin Sultan Selim I saat melakukan ekspansi ke Mesir tahun 1517.
Sejak abad ke-19, dokumen perjanjian tersebut diteliti oleh banyak akademisi kontemporer, Timur dan Barat, dengan terutama berfokus pada daftar para saksi.
Hasil penelitiannya menunjukkan terdapat kemiripan antara dokumen perjanjian yang disimpan di Biara St. Chaterine dengan dokumen-dokumen sejenis yang pernah diberikan oleh Nabi Muhammad kepada kelompok-kelompok agama lain di Timur Dekat.
Di antaranya adalah surat Nabi Muhammad kepada kaum Kristen yang menetap di Najran, yang kali pertama ditemukan pada 878 M di sebuah biara di Irak dan diawetkan di Chronicle of Seert
Baca Juga :
4 Manfaat Susu Segar Sebagai Perawat Kecantikan
4 Tips Super Cantik Ala Aurel Hermansyah
5 Langkah agar Wajah Sehat Berkilau Meski Tanpa Make-up
Bahan Alami Solusi Kulit Terbakar Matahari
Inilah 4 Manfaat Buah Pepaya Untuk Kecantikan Anda
Tips Mudah Agar Riasan Wajah Tahan Lama
Tren Terbaru Kecantikan, Mewarnai Bulu Ketiak Dengan Aneka Warna
Dilansir Washington Post, 1 Desember 2012, ilmuwan muslim seperti Aziz Suryal Atiya dan Dr. Muqtader Khan meyakini surat yang dikirimkan otentik.
Dua ilmuwan lain, Hobbs dan K.A. Manaphis menuliskan ulasannya masing-masing dalam buku Mount Sinai yang terbit 1995 dan Sinai: Treasures of the Monastery of Saint Catherine yang terbit 1990.
Berikut terjemahan bunyi suratnnya, yang dikutip secara utuh dari Dr. Muqtader Khan, Direktur Program Studi Islam di University of Delaware:
“Ini adalah pesan dari Muhammad bin Abdullah, yang berfungsi sebagai perjanjian dengan mereka yang memeluk agama Kristen, di sini dan di manapun mereka berada, kami bersama mereka. Bahwasanya aku, para pembantuku, dan para pengikutku sungguh membela mereka, karena orang Kristen juga rakyatku; dan demi Allah, aku akan menentang apa pun yang tidak menyenangkan mereka. Tidak boleh ada paksa atas mereka. Tidak boleh ada hakim Kristen yang dicopot dari jabatannya, demikian juga pendeta dan biaranya. Tidak boleh ada seorang pun yang menghancurkan rumah ibadah mereka, merusaknya, atau memindahkan apa pun darinya ke rumah kaum muslim. Bila ada yang melakukan hal-hal tersebut, maka ia melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya. Bahwasanya sesungguhnya mereka adalah sekutuku dan mereka aku jamin untuk tidak mengalami yang tidak mereka sukai. Tidak boleh ada yang memaksa mereka pergi atau mewajibkan mereka berperang. Muslimlah yang harus berperang untuk mereka. Bila seorang perempuan Kristen menikahi lelaki muslim, pernikahan itu harus dilakukan atas persetujuannya. Ia tak boleh dilarang untuk mengunjungi gereja untuk berdoa. Gereja mereka harus dihormati. Mereka tidak boleh dilarang untuk memperbaiki gereja mereka dan tidak boleh pula ditolak haknya atas perjanjian ini. Tidak boleh ada umat muslim yang melanggar perjanjian ini hingga hari penghabisan (kiamat).”
Surat ini dikenal dengan nama Muhammad’s Testamentum. Naskah aslinya dikabarkan hilang saat Kekaisaran Ottoman yang dipimpin Sultan Selim I saat melakukan ekspansi ke Mesir tahun 1517.
Sejak abad ke-19, dokumen perjanjian tersebut diteliti oleh banyak akademisi kontemporer, Timur dan Barat, dengan terutama berfokus pada daftar para saksi.
Hasil penelitiannya menunjukkan terdapat kemiripan antara dokumen perjanjian yang disimpan di Biara St. Chaterine dengan dokumen-dokumen sejenis yang pernah diberikan oleh Nabi Muhammad kepada kelompok-kelompok agama lain di Timur Dekat.
Di antaranya adalah surat Nabi Muhammad kepada kaum Kristen yang menetap di Najran, yang kali pertama ditemukan pada 878 M di sebuah biara di Irak dan diawetkan di Chronicle of Seert
Baca Juga :
12/12/14
Masuk Islam, Politisi Ini Dipecat dari Partai
Masih ingat dengan Maxence Buttey, anggota partai sayap kanan Front Nasional Prancis (FN) yang memeluk Islam pada Oktober kemarin?
Anggota dewan kota di Noisy le Grand, Timur Perancis itu kini dipecat dari keanggotaan partai. Dilaporkan OnIslam.net, Jumat 12 Desember 2014, pemecatan itu atas desakan anggota partai lainnya yang terkejut dengan keputusan Buttey memeluk Islam.
Kepada Le Parisien, Buttey menyatakan bahwa sudah terlalu banyak prasangka buruk dan diskriminasi terhadap Islam dalam Partai FN, France 24 melaporkan, 10 Desember 2014.
Menurutnya pemimpin partai Marine Le Pen dan jajaran kepemimpinan nasional lainnya tidak bisa membedakan urusan pribadi dan publik.
Buttey, 22 tahun, menyatakan masuk Islam dengan mengirim video kepada kepada para anggota Partai FN. Di video itu, ia memuji Alquran dan mengajak anggota partai lainnya memeluk Islam.
Tindakan Buttey ini tak pelak membuat Marine Le Pen murka sehingga keanggotaannya untuk sementara ditangguhkan.
Namun penangguhan itu kini diubah menjadi pemecatan setelah muncul seruan dari anggota partai lainnya, termasuk keponakan Le Pen, Marion Marechal-Le Pen.
Menanggapi seruan tersebut, Sekretaris Jenderal Partai, Jordan Bardella di Noisy le Grand memutuskan pada Selasa lalu bahwa Buttey sudah dipecat dari partai.
Bardella mengatakan Buttey adalah 'seorang anak yang tidak stabil, pemalu dan memiliki kemampuan bekerja dalam tim yang terbatas'.
Kendati dipecat dari partai pengusung, Buttey masih tetap berstatus sebagai anggota dewan kota di Noisy le Grand.
"Sejak peristiwa video itu, saya tidak mengatakan dan melakukan apa-apa untuk mempromosikan agama saya. Mereka menghukum saya hanya karena keyakinan agama saya," katanya.
Partai pimpinan Le Pen mengambil sikap anti-Islam selama bertahun-tahun. Le Pen keberatan sekolah-sekolah menyajikan daging halal.
Dalam kampanye 2010 silam, dia membandingkan salat berjamaah di jalan-jalan seperti barisan tentara Nazi yang menguasai Perancis.
Anggota dewan kota di Noisy le Grand, Timur Perancis itu kini dipecat dari keanggotaan partai. Dilaporkan OnIslam.net, Jumat 12 Desember 2014, pemecatan itu atas desakan anggota partai lainnya yang terkejut dengan keputusan Buttey memeluk Islam.
Kepada Le Parisien, Buttey menyatakan bahwa sudah terlalu banyak prasangka buruk dan diskriminasi terhadap Islam dalam Partai FN, France 24 melaporkan, 10 Desember 2014.
Menurutnya pemimpin partai Marine Le Pen dan jajaran kepemimpinan nasional lainnya tidak bisa membedakan urusan pribadi dan publik.
Buttey, 22 tahun, menyatakan masuk Islam dengan mengirim video kepada kepada para anggota Partai FN. Di video itu, ia memuji Alquran dan mengajak anggota partai lainnya memeluk Islam.
Tindakan Buttey ini tak pelak membuat Marine Le Pen murka sehingga keanggotaannya untuk sementara ditangguhkan.
Namun penangguhan itu kini diubah menjadi pemecatan setelah muncul seruan dari anggota partai lainnya, termasuk keponakan Le Pen, Marion Marechal-Le Pen.
Menanggapi seruan tersebut, Sekretaris Jenderal Partai, Jordan Bardella di Noisy le Grand memutuskan pada Selasa lalu bahwa Buttey sudah dipecat dari partai.
Bardella mengatakan Buttey adalah 'seorang anak yang tidak stabil, pemalu dan memiliki kemampuan bekerja dalam tim yang terbatas'.
Kendati dipecat dari partai pengusung, Buttey masih tetap berstatus sebagai anggota dewan kota di Noisy le Grand.
"Sejak peristiwa video itu, saya tidak mengatakan dan melakukan apa-apa untuk mempromosikan agama saya. Mereka menghukum saya hanya karena keyakinan agama saya," katanya.
Partai pimpinan Le Pen mengambil sikap anti-Islam selama bertahun-tahun. Le Pen keberatan sekolah-sekolah menyajikan daging halal.
Dalam kampanye 2010 silam, dia membandingkan salat berjamaah di jalan-jalan seperti barisan tentara Nazi yang menguasai Perancis.
11/12/14
Begini Penjelasan Ilmiah Dibalik Kisah Nabi Musa Membelah Laut
Kisah Nabi Musa yang menyelamatkan Bani Israel dari kejaran Firaun merupakan bukti adanya keajaiban Tuhan. Namun dari sisi sains disebutkan, kisah pembelahan Laut Merah terjadi karena fenomena alam dan pengetahuan yang dimiliki Nabi Musa.
Dilansir melalui tulisan mantan kepala Ilmuwan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) National Ocean Service di Amerika, Dr. Bruce Parker, di laman Wall Street Journal, Kamis 11 Desember 2014. Menurutnya, Nabi Musa memiliki perhitungan tepat dalam memprediksi pasang surut yang terjadi di Laut Merah.
Kisah dalam alkitab menjelaskan jika Nabi Musa membelah laut dengan tongkatnya dan membiarkan bagian tengah laut kering. Dengan demikian, kaum Israel bisa menyeberang laut untuk menghindari tentara Firaun. Setelah semua orang menyeberang, tentara Firaun masih berada di dalam laut yang mengering itu. Tidak lama air mulai kembali menyatu dan menenggelamkan para tentara tersebut.
Banyak yang mengatakan jika secara realistis, Nabi Musa mendapatkan bantuan dari alam berupa fenomena tsunami yang muncul setelah gempa bumi terjadi di laut tersebut. Biasanya, sebelum tsunami muncul, air akan menjauh terlebih dahulu sebelum akhirnya menghantam daratan dengan arus yang tinggi dan menenggelamkan semuanya.
Dari sisi ilmiah, menurut Parker, Nabi Musa tidak benar-benar membelah laut. Bahkan bukan juga karena tsunami karena air akan kembali muncul dalam kurun 20 menit dan itu tidak memberikan kaum Israel cukup waktu untuk menyeberang.
"Nabi Musa sepertinya tidak akan bisa memprediksi kapan gempa dan tsunami datang. Namun saya percaya jika dia menggunakan pengetahuan lokalnya terhadap pasang surut air laut. Di Teluk Suez, pasang surut berarti bagian-bagian di bawah laut bisa mengering selama berjam-jam sebelum air akhirnya kembali.
Pengalamannya tinggal di padang gurun, membuat Musa dapat memprediksi kapan pasang surut itu terjadi dengan melihat bulan. Awan debu yang muncul dari kereta kuda tentara juga dijadikan perhitungan untuk mengukur waktu kedatangan tentara.
Pengetahuan ini tentu saja tidak dimiliki oleh para tentara yang tinggal di sepanjang sungai Nil. Sungai itu terhubung dengan laut Mediterania dan tidak memiliki pasang surut yang seperti laut merah.
"Dengan mengetahui kapan pasang surut laut terjadi, berapa lama dasar laut akan mengering, dan kapan air akan kembali menyatu, dijadikan sebagai perhitungan Musa dalam misi penyelamatan kaum Israel," ujar Parker.
Dikatakannya, dalam alkitab disebutkan jika pelarian dramatis itu terjadi saat bulan pernah penuh. Ini artinya, air surut sampai ke titik terendah sehingga air laut bisa kering dalam waktu lebih lama. Ini memberikan waktu yang cukup untuk mereka menyeberang. Jika air surut di titik terendah, ini juga berarti jika pasang berada di titik yang tertinggi sehingga sangat mungkin untuk menenggelamkan tentara Firaun.
Kisah Alkitab itu juga menyebutkan jika ada bantuan angin kencang dari arah timur yang membantu mendorong air kembali dengan kuat. Meski Parker percaya dengan kedatangan angin itu, tetap saja, ia merasa jika prediksi pasang surut air laut yang diperhitungkan Musa merupakan pertimbangan waktu yang tepat dan menjadi faktor utama misi penyelamatan itu sukses.
Penjelasan Parker ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, sejarawan kuno pda tahun 80 dan 40 sebelum masehi, bernama Artapanus, mengatakan 'Musa telah berkenalan dengan negara ini. Dia menunggu datangnya pasang surut dan membawa orang-orang saat laut mengering'.
Dilansir melalui tulisan mantan kepala Ilmuwan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) National Ocean Service di Amerika, Dr. Bruce Parker, di laman Wall Street Journal, Kamis 11 Desember 2014. Menurutnya, Nabi Musa memiliki perhitungan tepat dalam memprediksi pasang surut yang terjadi di Laut Merah.
Kisah dalam alkitab menjelaskan jika Nabi Musa membelah laut dengan tongkatnya dan membiarkan bagian tengah laut kering. Dengan demikian, kaum Israel bisa menyeberang laut untuk menghindari tentara Firaun. Setelah semua orang menyeberang, tentara Firaun masih berada di dalam laut yang mengering itu. Tidak lama air mulai kembali menyatu dan menenggelamkan para tentara tersebut.
Banyak yang mengatakan jika secara realistis, Nabi Musa mendapatkan bantuan dari alam berupa fenomena tsunami yang muncul setelah gempa bumi terjadi di laut tersebut. Biasanya, sebelum tsunami muncul, air akan menjauh terlebih dahulu sebelum akhirnya menghantam daratan dengan arus yang tinggi dan menenggelamkan semuanya.
Dari sisi ilmiah, menurut Parker, Nabi Musa tidak benar-benar membelah laut. Bahkan bukan juga karena tsunami karena air akan kembali muncul dalam kurun 20 menit dan itu tidak memberikan kaum Israel cukup waktu untuk menyeberang.
"Nabi Musa sepertinya tidak akan bisa memprediksi kapan gempa dan tsunami datang. Namun saya percaya jika dia menggunakan pengetahuan lokalnya terhadap pasang surut air laut. Di Teluk Suez, pasang surut berarti bagian-bagian di bawah laut bisa mengering selama berjam-jam sebelum air akhirnya kembali.
Pengalamannya tinggal di padang gurun, membuat Musa dapat memprediksi kapan pasang surut itu terjadi dengan melihat bulan. Awan debu yang muncul dari kereta kuda tentara juga dijadikan perhitungan untuk mengukur waktu kedatangan tentara.
Pengetahuan ini tentu saja tidak dimiliki oleh para tentara yang tinggal di sepanjang sungai Nil. Sungai itu terhubung dengan laut Mediterania dan tidak memiliki pasang surut yang seperti laut merah.
"Dengan mengetahui kapan pasang surut laut terjadi, berapa lama dasar laut akan mengering, dan kapan air akan kembali menyatu, dijadikan sebagai perhitungan Musa dalam misi penyelamatan kaum Israel," ujar Parker.
Dikatakannya, dalam alkitab disebutkan jika pelarian dramatis itu terjadi saat bulan pernah penuh. Ini artinya, air surut sampai ke titik terendah sehingga air laut bisa kering dalam waktu lebih lama. Ini memberikan waktu yang cukup untuk mereka menyeberang. Jika air surut di titik terendah, ini juga berarti jika pasang berada di titik yang tertinggi sehingga sangat mungkin untuk menenggelamkan tentara Firaun.
Kisah Alkitab itu juga menyebutkan jika ada bantuan angin kencang dari arah timur yang membantu mendorong air kembali dengan kuat. Meski Parker percaya dengan kedatangan angin itu, tetap saja, ia merasa jika prediksi pasang surut air laut yang diperhitungkan Musa merupakan pertimbangan waktu yang tepat dan menjadi faktor utama misi penyelamatan itu sukses.
Penjelasan Parker ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, sejarawan kuno pda tahun 80 dan 40 sebelum masehi, bernama Artapanus, mengatakan 'Musa telah berkenalan dengan negara ini. Dia menunggu datangnya pasang surut dan membawa orang-orang saat laut mengering'.
10/12/14
Terbukti! Keuangan Syariah Buat Orang Malaysia Makin Sejahtera
Pilihan Malaysia menjalankan sistem keuangan syariah pelan-pelan membuahkan hasil. Kini Malaysia menjadi salah satu negara yang disesaki investasi hasil yang mencari produk keuangan syariah.
Derasnya aliran dana asing itu tak pelak membuat masyarakat Malaysia makin sejahtera. Terbukti, jumlah orang superkaya Negeri Jiran ini meningkat tajam.
"Sejak menjadi pusat perbankan syariah, Malaysia telah melihat peningkatan investasi asing," kata Analis dari Lembaga Konsultan Keuangan Inggris, Wealth Insight, Tom Carlisle seperti dikutip dari situsnya, Rabu, 10 Desember 2014.
Dari laporan terbaru Wealth Insight terungkap individu dengan kekayaan besar di Malaysia saat ini berjumlah 13.800 orang.
Jumlah itu mengalahkan Dubai yang berjumlah 12.500, Cape Town Afrika Selatan 8.753 orang, dan Birmingham 8.736 orang.
Saudagar tajir Malaysia juga menggenggam kekayaan 209 persen lebih kaya dibandingkan total populasi superkaya Paraguay.
Wealth Insight memperkirakan jumlah miliarder Malaysia akan melompat dari 26 ribu orang pada tahun lalu menjadi 30.054 individu pada 2018. Total kekayaan orang kaya Malaysia ini ditaksir mencapai US$ 206 miliar dari sebelumnya US$ 151 miliar.
"Kekayaan orang kaya Malaysia tumbuh mengagumkan dengan rara-rata 59 persen antara 2009-2013," ungkap Wealth Insight.
Carlisle mengatakan 54 persen orang superkaya Malaysia kini mulai berani menginvestasikan dananya di luar negeri. Asia Pasifik menjadi tujuan investasinya.
Sektor properti menjadi pilihan miliarder Malaysia untuk menanam hartanya. Dengan harapan, pertumbuhan ekonomi akan terus tumbuh signifikan dalam lima tahun ke depan.
Derasnya aliran dana asing itu tak pelak membuat masyarakat Malaysia makin sejahtera. Terbukti, jumlah orang superkaya Negeri Jiran ini meningkat tajam.
"Sejak menjadi pusat perbankan syariah, Malaysia telah melihat peningkatan investasi asing," kata Analis dari Lembaga Konsultan Keuangan Inggris, Wealth Insight, Tom Carlisle seperti dikutip dari situsnya, Rabu, 10 Desember 2014.
Dari laporan terbaru Wealth Insight terungkap individu dengan kekayaan besar di Malaysia saat ini berjumlah 13.800 orang.
Jumlah itu mengalahkan Dubai yang berjumlah 12.500, Cape Town Afrika Selatan 8.753 orang, dan Birmingham 8.736 orang.
Saudagar tajir Malaysia juga menggenggam kekayaan 209 persen lebih kaya dibandingkan total populasi superkaya Paraguay.
Wealth Insight memperkirakan jumlah miliarder Malaysia akan melompat dari 26 ribu orang pada tahun lalu menjadi 30.054 individu pada 2018. Total kekayaan orang kaya Malaysia ini ditaksir mencapai US$ 206 miliar dari sebelumnya US$ 151 miliar.
"Kekayaan orang kaya Malaysia tumbuh mengagumkan dengan rara-rata 59 persen antara 2009-2013," ungkap Wealth Insight.
Carlisle mengatakan 54 persen orang superkaya Malaysia kini mulai berani menginvestasikan dananya di luar negeri. Asia Pasifik menjadi tujuan investasinya.
Sektor properti menjadi pilihan miliarder Malaysia untuk menanam hartanya. Dengan harapan, pertumbuhan ekonomi akan terus tumbuh signifikan dalam lima tahun ke depan.
30/11/14
FAKTA BUMI BULAT DITEMUKAN PERTAMA KALI OLEH MUSLIM
Menteri Sains, Industri, dan Teknologi Turki, Fikri Isik mengatakan, fakta bumi adalah bulat pertama kali ditemukan sekelompok ilmuwan Muslim.
Berbicara pada penerimaan untuk pengusaha di provinsi Anatolia tengah pada Jum’at (28/11) kemarin, Isik menyatakan, dunia Islam memberikan kontribusi yang besar terhadap ilmu pengetahuan sepanjang sejarah. Hurriyet melaporkan dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Sabtu (29/11).
“Selama era 700-800 tahun sebelum Galileo, 71 ilmuwan Muslim yang dipimpin oleh al-Khwarizmi menyelenggarakan penelitian terhadap bumi atas perintah Khalifah Al-Ma’mun dan mengungkapkan bahwa bumi adalah berbentuk bulat seperti bola,” katanya.
Isik menambahkan, salinan dokumen asli saat ini berada di Museum Sains dan Teknologi Islam di Istanbul.
Lebih lanjut, ia menyatakan, museum tersebut didirikan Fuat Sezgin, seorang profesor Turki pada ilmu pengetahuan Arab-Islam yang baru-baru ini juga disebut-sebut namanya oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Pada 18 November lalu, Erdogan mengutip teori Sezgin yang mengklaim bahwa benua Amerika itu ditemukan oleh pelaut Muslim sekitar 300 tahun sebelum Christopher Columbus.
Konsep bumi bulat menjadi spekulasi filosofis sampai abad ke-3 SM, ketika astronomi Helenistik, Galileo Galilei menyatakan bentuk bumi adalah bulat.
Di sisi lain, ia dimasukkan ke pengadilan dan dihukum oleh Inkuisisi Katolik Roma pada tahun 1616 dan 1633 karena menentang teori heliosentris.
Heliosentris, teori bahwa Bumi adalah planet yang berputar mengelilingi Matahari, bertentangan dengan teori geosentris, pandangan Aristoteles bahwa bumi adalah pusat alam semesta, yang setuju dengan penafsiran literal dari Alkitab.
Sekitar abad 8 M, Khalifah Al-Ma’mun menugaskan sekelompok astronom dan geografer Muslim untuk mengukur jarak dari Tadmur (Palmyra) ke Raqqah di Suriah saat ini. Mereka menghitung keliling Bumi, mencapai angka yang hampir sama dengan perhitungan saat ini. (mina)
Berbicara pada penerimaan untuk pengusaha di provinsi Anatolia tengah pada Jum’at (28/11) kemarin, Isik menyatakan, dunia Islam memberikan kontribusi yang besar terhadap ilmu pengetahuan sepanjang sejarah. Hurriyet melaporkan dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Sabtu (29/11).
“Selama era 700-800 tahun sebelum Galileo, 71 ilmuwan Muslim yang dipimpin oleh al-Khwarizmi menyelenggarakan penelitian terhadap bumi atas perintah Khalifah Al-Ma’mun dan mengungkapkan bahwa bumi adalah berbentuk bulat seperti bola,” katanya.
Isik menambahkan, salinan dokumen asli saat ini berada di Museum Sains dan Teknologi Islam di Istanbul.
Lebih lanjut, ia menyatakan, museum tersebut didirikan Fuat Sezgin, seorang profesor Turki pada ilmu pengetahuan Arab-Islam yang baru-baru ini juga disebut-sebut namanya oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Pada 18 November lalu, Erdogan mengutip teori Sezgin yang mengklaim bahwa benua Amerika itu ditemukan oleh pelaut Muslim sekitar 300 tahun sebelum Christopher Columbus.
Konsep bumi bulat menjadi spekulasi filosofis sampai abad ke-3 SM, ketika astronomi Helenistik, Galileo Galilei menyatakan bentuk bumi adalah bulat.
Di sisi lain, ia dimasukkan ke pengadilan dan dihukum oleh Inkuisisi Katolik Roma pada tahun 1616 dan 1633 karena menentang teori heliosentris.
Heliosentris, teori bahwa Bumi adalah planet yang berputar mengelilingi Matahari, bertentangan dengan teori geosentris, pandangan Aristoteles bahwa bumi adalah pusat alam semesta, yang setuju dengan penafsiran literal dari Alkitab.
Sekitar abad 8 M, Khalifah Al-Ma’mun menugaskan sekelompok astronom dan geografer Muslim untuk mengukur jarak dari Tadmur (Palmyra) ke Raqqah di Suriah saat ini. Mereka menghitung keliling Bumi, mencapai angka yang hampir sama dengan perhitungan saat ini. (mina)
28/11/14
Kisah Mengharukan, Makan Malam Terakhir Bersama Ibu
Selain itu, selepas menikah, bakti seorang anak sama sekali tak otomatis terputus dengan alasan telah memiliki keluarga sendiri. Dalam hal ini, penting kiranya bagi kedua pasangan dan keluarga terdekat untuk saling mengingatkan.
Jangan sampai kisah ini terjadi antara diri dan ibu kita. Sebuah kisah haru nan memilukan ini, patut dijadikan cermin bagi kehidupan kita; sebagai anak maupun orangtua.
Sebutlah namanya Fulan. Sudah 21 tahun ia menikah dengan seorang wanita bernama Fulanah. Tepat di usia ke 21 pernikahannya, sang istri bertanya menawarkan, “Mas, tak berkenankah kau makan malam bersama seorang wanita?” Sang suami yang memang tak memiliki saudara dan anak wanita itu bertanya kebingungan, “Maksudmu?”
Lantas dijelaskanlah oleh sang istri, “Esok, keluarlah untuk makan malam bersama ibu.” Aduhai, rupanya Fulan ini amat sibuk mengurusi keluarga, pekerjaan dan kehidupannya. Lanjut Fulanah, “Sudah 21 tahun –sejak menikah denganku- kau tak pernah makan malam bersama ibu,” katanya menerangkan, “Teleponlah beliau, ajaklah makan malam. Beliau pasti amat mendambakan kebersamaan denganmu.”
Segeralah Fulan menelepon sang ibu. Dalam perbincangan udara itu, disampaikanlah maksudnya. Sang ibu yang telah lama menjanda dan hidup bersama keluarga lainnya itu amat sumringah mendengar ajakan itu. Meskipun, ada rasa tak percaya akan ajakan mengagetkan dari anak yang amat disayanginya. Pasalnya, masa 21 tahun bukanlah bilangan waktu yang sebentar.
Hari yang direncanakan pun menyapa. Fulan menuju rumah ibunya. Sesampainya di depan rumah sang ibu, sosok janda yang sudah lama mendambakan kebersamaan bersama anaknya itu tengah menunggu, tepat di rahang pintu. Tak ingin diketahui oleh saudaranya yang lain, sang ibu langsung menyambut, menghampiri dan bergegas masuk ke dalam mobil.
Di dalam mobil, terjadilah perbincangan kecil antara keduanya. Tentang rumah makan dan menu terbaik yang hendak mereka tuju dan santap malam ini. Tak lama, tibalah mereka di tempat makan terbaik di kota itu.
Lamat-lamat, sang anak memerhatikan pakaian yang dikenakan oleh ibunya. Agak sempit. Rupanya, itu adalah pakaian terakhir yang diberikan oleh almarhum suaminya. Duhai, sang anak ini sampai lupa membelikan pakaian untuk ibunya.
Maka datanglah pelayan pembawa menu. Disodorkanlah daftar makanan yang hendak dipesan. Ternyata, sang ibu sudah tak kuasa membaca. Dengan senyum, Fulan menawarkan, “Aku bacakan menunya. Tunjuk saja menu apa yang Ibu kehendaki.”
Lantas dipesanlah aneka jenis makanan yang dihidangkan, tak lama kemdian.
Bersebab bahagianya yang memuncak lantaran diajak makan malam oleh anak kesayangannya, selera makan sang ibu tenggelam seketika. Sama sekali tak berminat untuk mencicipi, apalagi melahapnya. Sosok yang sudah hampir terbenam masa hidupnya itu hanya memerhaikan anaknya, dengan cinta dan rindu yang kian bertambah.
Di tengah menikmati menu makan malamnya, Fulan berkata, “Bu, ini yang pertama sejak 21 tahun yang lalu. Maafkan anakmu ini. Esok kita akan makan malam lagi untuk yang kedua.”
Mendengar kalimat itu, mata sang ibu berbinar sumringah. Binar bahagia itu semakin bertambah hingga kedua insan itu pulang. Sang anak mengantarkan ibunya ke kediamannya, sementara ia kembali ke rumahnya.
Waktu-waktu selepas itu, adalah waktu menuggu nan membahagiakan bagi sang ibu. Ditungguilah ponselnya guna berharap panggilan dari anaknya. Sementara itu, di belahan tempat lain, sang anak tetap sibuk dengan dunia, pekerjaan dan kehidupannya. Ia, benar-benar lupa dengan janji yang diungkapkannya sendiri.
Lantaran usia yang menua, sang ibu pun sakit. Makin hari, bertambah parah sakitnya. Alasan sibuk pun membuat Fulan tak kunjung membesuk ibunya. Hingga akhirnya, wanita berhati lembut itu wafat sebelum sang anak sempat menjenguknya.
Proses pemakaman pun berlangsung dengan lancar. Ada haru nan pilu yang menelisik ke dalam hati Fulan. Perasaan bersalah selalu datang belakangan. Andai perasaan itu bisa datang lebih dulu, mungkin saja ia akan bisa menebus dosanya.
Lepas pulang dari pemakaman, ponselnya bergetar. Diangkatklah oleh si Fulan. Tertera dalam layar, pemanggil adalah ruma makan tempat ia dan ibunya makan malam tempo hari. “Halo, Pak Fulan,” ucap suara dari seberang. Lepas disahut, penelepon melanjutkan, “Maaf, Pak. Dalam catatan kasir kami, bapak telah memesan tempat makan malam untuk dua orang. Tagihannya suda dibayar oleh Ibu anda.”
Entahlah apa yang dirasa olehnya. Tanpa penutup, dimatikanlah ponselnya sembari bergegas menuju rumah makan tersebut. Sesampainya di sana, sang kasir menyerahkan sebuah pesan tertulis tangan. Dari sang ibu. Tertera di dalamnya, “Nak, aku mengerti. Malam ini adalah makan malam terakhir kita. Meski kau sampaikan akan ada yang kedua, aku tak terlalu yakin. Maka, makanlah bersama istrimu. Aku sudah membayarnya untumu dengan uang Ibu.”
“Ibu, Ibu, Ibu,” demkianlah pesan Rasulullah Saw. Sosok mulia itu harus didahulukan dari sosok bapak. Sosok ibu adalah mutiara kebaikan nan tak tergantikan. Selalu ada mutiara yang bisa digali darinya. Pasti ada hikmah dari wanita yang mungkin saja, sudah kita sia-siakan sejak lama.
Rabbi, ampuni dosa kami, dosa bapak dan ibu kami. Sayangilah keduanya, sebagaimana mereka menyayangi kami di masa belia. [Pirman]
*Disadur bebas dari buku 1001 Alasan Kamu Harus Sayangi Ibumu, Monde Ariezta.
22/11/14
Masuk Islam Gara-Gara Dikejar Anjing
Akhirnya Masuk Islam Segala puji hanyalah bagi Allah, Tuhan yang Maha Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan. Tuhan yang Mahakuasa atas segala sesuatu, yang mengatur pergantian siang dan malam. Tuhan yang melihat hamba-hamba yang tengah sujud di kegelapan malam, Tuhan yang mendengarkan doa-doa hamba-Nya.
Tuhan yang ketika disebutkan nama-Nya bergetarlah hati hamba-hamba-Nya yang beriman, dan ketika dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambah kokohlah iman mereka.
Tuhan yang Agung yang penuh belas kasih. Tuhan yang kepadanya semua makhluk akan kembali dan dikumpulkan.
Ia memberikan hidayah kepada manusia dengan cara-Nya. Kadang cara itu tidak terduga. Maha suci Allah…
Beberapa orang pemuda tengah berkumpul di rumah Allah, di sebuah mesjid, di kota Paris. Sebagian mereka adalah orang-orang yang baru memeluk Islam. Sebagian lain adalah muslim sejak kecil.
Setiap hari usai shalat subuh berjamaah setiap orang secara bergantian membaca kitab Riyadus Solihin yang disusun oleh Imam Nawawi.
Setelah hadits-hadits itu dibaca, mereka menghafalkannya dan menancapkan niat dalam hati untuk mengamalkan dan menyampaikan pada orang lain, sebagaimana pesan Rasulullah, “Ballighuu `anniy walau aayah”, sampaikanlah tentangku walau satu ayat yang kalian tahu!
Beberapa orang ulama menjelaskan hadits ini, ballighuu: sampaikanlah, adalah sebuah perintah dari Rasul yang harus diikuti, `anniiy, tentangku, adalah suatu kemuliaan menyampaikan risalah Rasul, walau aayah: adalah takhfif, sebuah keringanan. Di mana setiap muslim memiliki kesempatan untuk menjadi seorang muballigh, da`i ke jalan Allah SWT, mengajak manusia kepada ketaatan, menyampaikan apa yang ia ketahui tentang al-Qur`an dan hadits-hadits Rasulullah.
Setelah membaca dan mendengarkan hadits-hadits dengan penuh cinta, ta`zhim dan tasdiq (membenarkan apa yang didengar), mereka bermusyawarah. Seseorang dari mereka ditunjuk untuk memimpin musyawarah.
“Saudara-saudaraku, tak henti-hentinya kita memanjatkan syukur kepada Allah `Azza wa Jalla, pada hari ini kita telah kembali dihidupkan. Allah memberi kita kesempatan untuk beribadah pada-Nya, bertobat atas dosa-dosa kita, menambah bekal untuk akhirat. Mari kita isi hari ini dengan memperbanyak istighfar, memperharui tobat dan beramal soleh.”
“Saudaraku, kita juga harus bersyukur Allah memberi kita kesehatan dan kelapangan untuk shalat subuh di rumah Allah swt ini. Sebuah hadits dari Ustman bin Affan radhiyallahu `anhu berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat Isya berjamaah, maka seolah-olah ia telah mendirikan setengah malam, dan barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, maka seolah-olah ia telah mendirikan (shalat) seluruh malam”, hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim.”
“Dalam hadits lain disebutkan, dari Abi Zuhair Umarah bin Ruaibah radhiyallahu `anhu berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang shalat sebelum terbit matahari dan sebelum tenggelam matahari, yaitu shalat subuh dan ashar. Hadits ini juga diriwayatkan Imam muslim.”
“Saudaraku, mari kita isi hari ini dengan ketaatan. Kita manfaatkan setiap detik yang kita lewati, jangan sampai kita lalai, terpedaya oleh tipu daya setan dan hawa nafsu. Saudaraku, usai musyawarah ini hendaknya kita tetap duduk di mesjid untuk berzikir pada Allah.
Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian duduk berzikir sampai terbitnya matahari, lalu shalat dua rakaat, maka baginya pahala, seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.”
Dan terakhir, ada empat perkara yang jika berkumpul dalam diri seorang muslim dalam satu hari, maka ia akan masuk sorga, sebagaimana yang disebutkan Rasul, empat perkara itu adalah: Puasa sunat, menjenguk orang sakit, mengantar jenazah, dan memberi makan orang miskin….
Mereka saling berbagi informasi tentang kegiatan silaturahmi pada hari sebelumnya. Siapa yang telah dikunjungi, bagaimana keadaannya, tinggal dimana, dan seterusnya. Mereka selalu bersemangat demi tersebarnya dakwah ke seluruh penjuru kota Paris dan ke seluruh bumi Allah, agar tidak ada satupun manusia yang meninggal kecuali telah beriman pada Allah subhanahu wa ta`ala.
Di tengah musyawarah mereka dikejutkan dengan masuknya seorang pemuda yang sedang ketakutan ke dalam mesjid, nafasnya tidak teratur, dari wajahnya terlihat bekas ketakutan itu. Ia habis berlari.
Pemuda itu menuju tempat mereka berkumpul. Salah seorang dari mereka dengan penuh lembut dan senyum menyapa pemuda tersebut. “Kenapa Anda terlihat sangat ketakutan, apa yang terjadi?” Pemuda itu masih berusaha mengatur nafasnya, setelah agak tenang, pemuda itu mulai berbicara.
“Tadi, sewaktu saya keluar rumah, di jalan besar tiba-tiba seekor anjing menggonggong kepada saya, saya ketakutan, saya lari, dan anjing itu mengejar saya. Kemanapun saya lari saya dikejarnya, lari balik ke rumah, tidak mungkin, karena jalan pulang ke rumah di belakang anjing itu, saya terus mencari tempat perlindungan. Di ujung jalan saya melihat ada rumah yang terbuka pintunya, di belakang saya anjing terus mengejar, dan akhirnya saya masuk ke sini. Tapi yang membuat saya heran, kenapa anjingnya tidak masuk mengikuti saya, sedangkan tadi kemana arah saya lari dia terus mengejar saya… ini rumah siapa dan tempat apa?”, tanya pemuda itu. “Ini rumah Allah, tempat kaum muslimin beribadah”, salah seorang dari mereka menjawab.
Pemuda itu masih heran. “Maksud Anda?” “Rumah Allah tidak dimasuki anjing, dia makhluk yang najis, sedangkan rumah ini suci, dinaungi oleh malaikat, dan siapa yang masuk ke rumah ini ia akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian” Pemuda itu tercengang-cengang. “Owh.. begitu” katanya masih diliputi rasa penasaran yang tinggi.
Kemudian mereka menjelaskan tentang islam padanya. Hati pemuda itu tersentuh dengan penjelasan-penjelasan yang mereka berikan. Tentang keagungan rumah Allah, tentang islam, tentang indahnya persaudaraan dalam islam, tentang hakikat hidup dan dunia, tentang kematian dan tentang akhirat.
Mereka melihat air matanya menetes, ia terharu, hatinya seolah merasakan tetesan embun hidayah yang menyejukkan.., kemudian mereka mengajaknya memeluk Islam dan pada saat itu juga pemuda tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat… Subhanallah..
Salah seorang dari mereka berucap syukur dalam hati. Pemuda tersebut kerap ia lihat setiap kali ia menuju mesjid, tapi ia tidak kenal namanya. Pemuda yang tak henti ia doakan tiap malam dalam tahajudnya tersebut dengan tetes air mata, kini telah masuk ke pangkuan Islam. Ia pun terharu, memuji Allah, bertasbih, bertahmid dan bersyukur pada-Nya. Tanpa terasa pipinya basah..
“Alhamdulillah, segala puji bagi-Mu ya Rabb, Engkau telah mengabullkan doa hamba-Mu yang lemah ini yang hamba panjatkan sejak 4 bulan yang lalu,” ucapnya dalam hati.
Salah seorang dari mereka bertanya kepada temannya yang meneteskan air mata tersebut, “Kenapa menangis akhi?, tanyanya. “Saya begitu terharu akhi, Allah telah menggerakkan satu dari makhluknya dan menjadikan sebab masuk Islamnya saudara kita ini, subhanallah..”
Setelah pagi itu, mereka kian bersemangat merintis dakwah, mengajak manusia ke jalan Allah. Tahun demi tahun dilalui, mereka tidak pernah berkeluh kesah, tidak pernah lelah, bahkan semakin gagah dan teguh. Mereka terus berusaha, bergerak dari satu rumah ke rumah yang lain untuk mengajak manusia ke jalan Allah.
Dan berkat kesungguhan dan doa-doa panjang yang mereka panjatkan di tengah hening dan pekatnya malam, telah banyak orang-orang yang memeluk Islam dan telah banyak kaum muslimin yang sadar akan dirinya dan kembali ke jalan Allah, subhanallah..
Dan pemuda mualaf itu telah menjadi seorang yang gigih menyebarkan risalah islam ke seantero penjuru kota Paris. Ia tak kenal lelah, tak kenal siang dan malam. Dakwah telah menjadi tujuan hidupnya, ia tak kenal henti menangis di sepanjang malam, memohon pada Allah agar hidayah islam masuk ke dalam hati setiap manusia yang belum beriman.
Walau ia dicerca, dimaki ia tak surut, langkahnya telah kokoh sekokoh batu karang di tengah ganasnya ombak, niatnya telah teguh, hatinya telah mantap dan azamnya telah kuat. Tidak akan berhenti sampai ajal menjemput. Ia telah mencintai Islam dengan segenap raga dan jiwanya, cinta yang agung, cinta yang mulia dan cinta yang membawa kepada kenikmatan abadi di sorga kelak.
NB: Ini adalah kisah nyata yang saya dengarkan lansung dari seorang teman saya bernama Rosyid, dari Maroko. Sedikit ditambahkan ilustrasi agar ceritanya mengalir saja…
Salam perjuangan!
marif_assalman@yahoo.com
Tuhan yang ketika disebutkan nama-Nya bergetarlah hati hamba-hamba-Nya yang beriman, dan ketika dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambah kokohlah iman mereka.
Tuhan yang Agung yang penuh belas kasih. Tuhan yang kepadanya semua makhluk akan kembali dan dikumpulkan.
Ia memberikan hidayah kepada manusia dengan cara-Nya. Kadang cara itu tidak terduga. Maha suci Allah…
Beberapa orang pemuda tengah berkumpul di rumah Allah, di sebuah mesjid, di kota Paris. Sebagian mereka adalah orang-orang yang baru memeluk Islam. Sebagian lain adalah muslim sejak kecil.
Setiap hari usai shalat subuh berjamaah setiap orang secara bergantian membaca kitab Riyadus Solihin yang disusun oleh Imam Nawawi.
Setelah hadits-hadits itu dibaca, mereka menghafalkannya dan menancapkan niat dalam hati untuk mengamalkan dan menyampaikan pada orang lain, sebagaimana pesan Rasulullah, “Ballighuu `anniy walau aayah”, sampaikanlah tentangku walau satu ayat yang kalian tahu!
Beberapa orang ulama menjelaskan hadits ini, ballighuu: sampaikanlah, adalah sebuah perintah dari Rasul yang harus diikuti, `anniiy, tentangku, adalah suatu kemuliaan menyampaikan risalah Rasul, walau aayah: adalah takhfif, sebuah keringanan. Di mana setiap muslim memiliki kesempatan untuk menjadi seorang muballigh, da`i ke jalan Allah SWT, mengajak manusia kepada ketaatan, menyampaikan apa yang ia ketahui tentang al-Qur`an dan hadits-hadits Rasulullah.
Setelah membaca dan mendengarkan hadits-hadits dengan penuh cinta, ta`zhim dan tasdiq (membenarkan apa yang didengar), mereka bermusyawarah. Seseorang dari mereka ditunjuk untuk memimpin musyawarah.
“Saudara-saudaraku, tak henti-hentinya kita memanjatkan syukur kepada Allah `Azza wa Jalla, pada hari ini kita telah kembali dihidupkan. Allah memberi kita kesempatan untuk beribadah pada-Nya, bertobat atas dosa-dosa kita, menambah bekal untuk akhirat. Mari kita isi hari ini dengan memperbanyak istighfar, memperharui tobat dan beramal soleh.”
“Saudaraku, kita juga harus bersyukur Allah memberi kita kesehatan dan kelapangan untuk shalat subuh di rumah Allah swt ini. Sebuah hadits dari Ustman bin Affan radhiyallahu `anhu berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat Isya berjamaah, maka seolah-olah ia telah mendirikan setengah malam, dan barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, maka seolah-olah ia telah mendirikan (shalat) seluruh malam”, hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim.”
“Dalam hadits lain disebutkan, dari Abi Zuhair Umarah bin Ruaibah radhiyallahu `anhu berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang shalat sebelum terbit matahari dan sebelum tenggelam matahari, yaitu shalat subuh dan ashar. Hadits ini juga diriwayatkan Imam muslim.”
“Saudaraku, mari kita isi hari ini dengan ketaatan. Kita manfaatkan setiap detik yang kita lewati, jangan sampai kita lalai, terpedaya oleh tipu daya setan dan hawa nafsu. Saudaraku, usai musyawarah ini hendaknya kita tetap duduk di mesjid untuk berzikir pada Allah.
Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian duduk berzikir sampai terbitnya matahari, lalu shalat dua rakaat, maka baginya pahala, seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.”
Dan terakhir, ada empat perkara yang jika berkumpul dalam diri seorang muslim dalam satu hari, maka ia akan masuk sorga, sebagaimana yang disebutkan Rasul, empat perkara itu adalah: Puasa sunat, menjenguk orang sakit, mengantar jenazah, dan memberi makan orang miskin….
Mereka saling berbagi informasi tentang kegiatan silaturahmi pada hari sebelumnya. Siapa yang telah dikunjungi, bagaimana keadaannya, tinggal dimana, dan seterusnya. Mereka selalu bersemangat demi tersebarnya dakwah ke seluruh penjuru kota Paris dan ke seluruh bumi Allah, agar tidak ada satupun manusia yang meninggal kecuali telah beriman pada Allah subhanahu wa ta`ala.
Di tengah musyawarah mereka dikejutkan dengan masuknya seorang pemuda yang sedang ketakutan ke dalam mesjid, nafasnya tidak teratur, dari wajahnya terlihat bekas ketakutan itu. Ia habis berlari.
Pemuda itu menuju tempat mereka berkumpul. Salah seorang dari mereka dengan penuh lembut dan senyum menyapa pemuda tersebut. “Kenapa Anda terlihat sangat ketakutan, apa yang terjadi?” Pemuda itu masih berusaha mengatur nafasnya, setelah agak tenang, pemuda itu mulai berbicara.
“Tadi, sewaktu saya keluar rumah, di jalan besar tiba-tiba seekor anjing menggonggong kepada saya, saya ketakutan, saya lari, dan anjing itu mengejar saya. Kemanapun saya lari saya dikejarnya, lari balik ke rumah, tidak mungkin, karena jalan pulang ke rumah di belakang anjing itu, saya terus mencari tempat perlindungan. Di ujung jalan saya melihat ada rumah yang terbuka pintunya, di belakang saya anjing terus mengejar, dan akhirnya saya masuk ke sini. Tapi yang membuat saya heran, kenapa anjingnya tidak masuk mengikuti saya, sedangkan tadi kemana arah saya lari dia terus mengejar saya… ini rumah siapa dan tempat apa?”, tanya pemuda itu. “Ini rumah Allah, tempat kaum muslimin beribadah”, salah seorang dari mereka menjawab.
Pemuda itu masih heran. “Maksud Anda?” “Rumah Allah tidak dimasuki anjing, dia makhluk yang najis, sedangkan rumah ini suci, dinaungi oleh malaikat, dan siapa yang masuk ke rumah ini ia akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian” Pemuda itu tercengang-cengang. “Owh.. begitu” katanya masih diliputi rasa penasaran yang tinggi.
Kemudian mereka menjelaskan tentang islam padanya. Hati pemuda itu tersentuh dengan penjelasan-penjelasan yang mereka berikan. Tentang keagungan rumah Allah, tentang islam, tentang indahnya persaudaraan dalam islam, tentang hakikat hidup dan dunia, tentang kematian dan tentang akhirat.
Mereka melihat air matanya menetes, ia terharu, hatinya seolah merasakan tetesan embun hidayah yang menyejukkan.., kemudian mereka mengajaknya memeluk Islam dan pada saat itu juga pemuda tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat… Subhanallah..
Salah seorang dari mereka berucap syukur dalam hati. Pemuda tersebut kerap ia lihat setiap kali ia menuju mesjid, tapi ia tidak kenal namanya. Pemuda yang tak henti ia doakan tiap malam dalam tahajudnya tersebut dengan tetes air mata, kini telah masuk ke pangkuan Islam. Ia pun terharu, memuji Allah, bertasbih, bertahmid dan bersyukur pada-Nya. Tanpa terasa pipinya basah..
“Alhamdulillah, segala puji bagi-Mu ya Rabb, Engkau telah mengabullkan doa hamba-Mu yang lemah ini yang hamba panjatkan sejak 4 bulan yang lalu,” ucapnya dalam hati.
Salah seorang dari mereka bertanya kepada temannya yang meneteskan air mata tersebut, “Kenapa menangis akhi?, tanyanya. “Saya begitu terharu akhi, Allah telah menggerakkan satu dari makhluknya dan menjadikan sebab masuk Islamnya saudara kita ini, subhanallah..”
Setelah pagi itu, mereka kian bersemangat merintis dakwah, mengajak manusia ke jalan Allah. Tahun demi tahun dilalui, mereka tidak pernah berkeluh kesah, tidak pernah lelah, bahkan semakin gagah dan teguh. Mereka terus berusaha, bergerak dari satu rumah ke rumah yang lain untuk mengajak manusia ke jalan Allah.
Dan berkat kesungguhan dan doa-doa panjang yang mereka panjatkan di tengah hening dan pekatnya malam, telah banyak orang-orang yang memeluk Islam dan telah banyak kaum muslimin yang sadar akan dirinya dan kembali ke jalan Allah, subhanallah..
Dan pemuda mualaf itu telah menjadi seorang yang gigih menyebarkan risalah islam ke seantero penjuru kota Paris. Ia tak kenal lelah, tak kenal siang dan malam. Dakwah telah menjadi tujuan hidupnya, ia tak kenal henti menangis di sepanjang malam, memohon pada Allah agar hidayah islam masuk ke dalam hati setiap manusia yang belum beriman.
Walau ia dicerca, dimaki ia tak surut, langkahnya telah kokoh sekokoh batu karang di tengah ganasnya ombak, niatnya telah teguh, hatinya telah mantap dan azamnya telah kuat. Tidak akan berhenti sampai ajal menjemput. Ia telah mencintai Islam dengan segenap raga dan jiwanya, cinta yang agung, cinta yang mulia dan cinta yang membawa kepada kenikmatan abadi di sorga kelak.
NB: Ini adalah kisah nyata yang saya dengarkan lansung dari seorang teman saya bernama Rosyid, dari Maroko. Sedikit ditambahkan ilustrasi agar ceritanya mengalir saja…
Salam perjuangan!
marif_assalman@yahoo.com
19/11/14
Kejahatan-kejahatan Mustafa Kamal Ataturk terhadap Islam
MARET 1924, Khilafah Uthmaniah dihapuskan secara resmi oleh Mustafa Kamal Ataturk dari bumi Turki. Ini adalah awal kelam sejarah Islam.
Setelahnya, selama 15 tahun (1923-1938) Ataturk berkuasa. Ia secara konstan dan terstruktur mengasingkan terhadap Khilafah Uthmaniah Turki. Kamal Ataturk berpendirian bahwa segala masalah yang dihadapi oleh bangsa Turki ketika itu disebabkan oleh Islam. Islam dipersalahkan sebagai puncak kemunduran dan kehinaan yang dialami oleh bangsa Turki, walaupun sejarah dengan jelas telah membuktikan bahwa Islamlah yang membuat Turki begitu terpandang.
Menurut Dr Abdullah Azzam dan Dr. Mohammad Redzuan Othman, setelah berkuasa pada 29 Oktober 1932, Ataturk melahirkan republik Turki moden dengan cara-cara sebagai berikut:
1. Mengikuti segala model Barat dalam pemerintahan.
2. Sistem yang menjadi dasar adalah sistem republik sekular.
3. Menghapuskan sistem pemerintahan khilafah.
4. Pemakaian hijab dilarang di kalangan kaum wanita. Jika bersikeras dipakai, maka muslimah dihukum berat.
5. Pemakainan tarbusy oleh lelaki diganti dengan topi. Juga dianggap menentang hukum jika dipakai.
6. Menggantikan huruf arab dengan latin.
7. Menukar sistem pemerintahan Islam dengan sekular sebagaimana termaktub dalam perlembagaan tahun 1933.
8. Memansuhkan Artikel 2 yang menyatakan ‘Agama Bagi Negara Turki Adalah Islam.’
9. Memansuhkan Kementerian Kehakiman Syariah dan diganti dengan Badan Kehakiman Sipil.
10. Melarang poligami dan menyamaratakan hak pewarisan harta dan pernikanah antara lelaki dan wanita.
11. 3 Maret 1924 sistem pendidikan sekular menjadi dasar dan sebaliknya dia menutup dan memansuhkan semua madrasah, sekolah agama rakyat, gerakan tariqat dan amalan sufi.
12. Menggantikan budaya Islam dengan budaya berasaskan Turki dan Barat.
13. 6 Febuari 1933 azan harus digemakan dalam bahasa Turki dan tidak lagi dalam bahasa Arab.
14. Masjid Aya Sophia diubah statusnya menjadi museum.
15. Melatih tentera dengan latihan a la Barat.
16. Merobohkan semua masjid dekat istana disebabkan suara azannya dianggap bising dan menganggunya beristirahat.
17. Melarang kaum muslimin mengerjakan Haji di Makkah.
18. Mendirikan patungnya di setiap tempat.
19. Menghapuskan Kementerian Wakaf.
20. 26 November 1925 menghapuskan penggunaan Kalender Hijrah dan menggantikannya dengan kalender Barat.
22. Mengganti hari libu Jumat dengan hari Ahad sebagaimana hari libur di Barat. [seri perak pb]
Setelahnya, selama 15 tahun (1923-1938) Ataturk berkuasa. Ia secara konstan dan terstruktur mengasingkan terhadap Khilafah Uthmaniah Turki. Kamal Ataturk berpendirian bahwa segala masalah yang dihadapi oleh bangsa Turki ketika itu disebabkan oleh Islam. Islam dipersalahkan sebagai puncak kemunduran dan kehinaan yang dialami oleh bangsa Turki, walaupun sejarah dengan jelas telah membuktikan bahwa Islamlah yang membuat Turki begitu terpandang.
Menurut Dr Abdullah Azzam dan Dr. Mohammad Redzuan Othman, setelah berkuasa pada 29 Oktober 1932, Ataturk melahirkan republik Turki moden dengan cara-cara sebagai berikut:
1. Mengikuti segala model Barat dalam pemerintahan.
2. Sistem yang menjadi dasar adalah sistem republik sekular.
3. Menghapuskan sistem pemerintahan khilafah.
4. Pemakaian hijab dilarang di kalangan kaum wanita. Jika bersikeras dipakai, maka muslimah dihukum berat.
5. Pemakainan tarbusy oleh lelaki diganti dengan topi. Juga dianggap menentang hukum jika dipakai.
6. Menggantikan huruf arab dengan latin.
7. Menukar sistem pemerintahan Islam dengan sekular sebagaimana termaktub dalam perlembagaan tahun 1933.
8. Memansuhkan Artikel 2 yang menyatakan ‘Agama Bagi Negara Turki Adalah Islam.’
9. Memansuhkan Kementerian Kehakiman Syariah dan diganti dengan Badan Kehakiman Sipil.
10. Melarang poligami dan menyamaratakan hak pewarisan harta dan pernikanah antara lelaki dan wanita.
11. 3 Maret 1924 sistem pendidikan sekular menjadi dasar dan sebaliknya dia menutup dan memansuhkan semua madrasah, sekolah agama rakyat, gerakan tariqat dan amalan sufi.
12. Menggantikan budaya Islam dengan budaya berasaskan Turki dan Barat.
13. 6 Febuari 1933 azan harus digemakan dalam bahasa Turki dan tidak lagi dalam bahasa Arab.
14. Masjid Aya Sophia diubah statusnya menjadi museum.
15. Melatih tentera dengan latihan a la Barat.
16. Merobohkan semua masjid dekat istana disebabkan suara azannya dianggap bising dan menganggunya beristirahat.
17. Melarang kaum muslimin mengerjakan Haji di Makkah.
18. Mendirikan patungnya di setiap tempat.
19. Menghapuskan Kementerian Wakaf.
20. 26 November 1925 menghapuskan penggunaan Kalender Hijrah dan menggantikannya dengan kalender Barat.
22. Mengganti hari libu Jumat dengan hari Ahad sebagaimana hari libur di Barat. [seri perak pb]
29/09/14
Di Akhir Zaman Akan ada Kembali Manusia Purba (KERA yg HINA)
Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.
Bukti-bukti ilmiyah yang dahulu sering diajukan oleh kalangan evolusionis, satu per satu kini RONTOK. Semakin hari semakin terkuak fakta bahwa Teori Manusia Purba adalah Sebuah… Kebohongan Super Besar Sepanjang Sejarah.
Selama ini kita memang dicekoki teori manusia purba dalam kurikulum pendidikan. Para evolusionis telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis. Bahkan seringkali dilengkapi dengan ilustrasi yang nampak sangat realistis. Konyolnya, semua itu masuk ke dalam kurikulum pendidikan di seluruh dunia.
Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras ‘nenek moyang manusia’. Padahal manusia kera yg banyak ditemukan oleh para ahli fosil sejarah ialah bangsa “bani israil”, yg dikutuk oleh ALLAH SWT. Biarkanlah para zionis mencekoki kita dengan teori darwinisme yg efeknya “SEMENTARA” itu, karena di akhir zaman ini Allah SWT akan mengungkap kebenaran yg ditutupi oleh mereka dengan kebathilan……
Dalam Protocol yang terdiri atas 24 naskah itu diterbitkan di Rusia oleh Prof. Nilus, yang dikenal luas sebagai The Protocols of The Learned Elders of Zion. (Protokol Zionisme)
bait ke 2 :
“Ideologi kita kini telah berhasil dengan gemilang. Kemenangan ideologi kita melalui otak Darwin, Karl Marx, Adam Smith dan Nitche. Pandangan pikiran mereka mampu menggoyahkan ketenagaan masyarakat dunia.”
Dahulu memang ada bangsa atau suatu kaum yang pernah dikutuk oleh Allah SWT menjadi kera, Dan hal seperti itu mudah saja bagi Allah SWT.
Keterangan tersebut sejelasnya disebutkan di dalam salah satu firman Allah SWT: Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka, “Jadilah kamu kera yang hina.” (QS Al-Baqarah: 65)
Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya, Kami katakan kepadanya, “Jadilah kamu kera yang hina.” (SQ Al-A’raf: 166)
Dan benar bahwa mereka termasuk dari kalangan bangsa Yahudi, yang hidup di masa lalu, jauh sebelum masa hidupnya Nabi Muhammad SAW. Kita mengetahuinya lewat ayat Al-Quran, untuk dijadikan pelajaran bagaimana nasib kaum yang melanggar ketentuan Allah SWT di masa lalu.
Namun para mufassir sepakat yang dikutuk menjadi kera bukanlah seluruh bangsa yahudi saat itu. Namun hanya sebagian dari mereka saja yang demikian. Maka tidak benar kalau dikatakan bahwa seluruh yahudi di dunia ini adalah bangsa yang dikutuk semuanya menjadi kera atau manusia purba (menurut para evolusions).
Bahkan para mufassir mengatakan bahwa kejadian itu hanya menimpa penduduk beberapa desa saja (ditempat bangsa-bangsa yahudi tinggal), yang hidup di tepi pantai, di mana mata mencaharian mereka adalah menangkap ikan di laut sama persis dengan kegiatan sehari-hari manusia purba yg ditemukan fosil2nya oleh para peneliti. Allah telah melarang mereka untuk menangkap ikan di hari Sabtu, karena hari itu adalah hari khusus untuk beribadah.
Dan di akhir zaman ini akan terulang kejadian kutukan itu bagi umat yg mengikuti gaya hidup dan pemikiran kaum bani israil (yahudi) atau kaum barat, bagi mereka yg meminum khamr (alkohol) dan orang2 yg memainkan alat musik atau menyanyikan sebuah lagu musik.
perhatikan hadits2 berikut :
“Dari Abdurrahman bin Ghanm al-Asy’ari, dia berkata: “Abu ‘Amir atau Abu Malik Al-Asy’ari telah menceritakan kepadaku, demi Alloh dia tidak berdusta kepadaku, dia telah mendengar Nabi shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Benar-benar akan ada beberapa kelompok orang dari umatku akan menghalalkan kemaluan (yakni zina), sutera, khamr, dan alat-alat musik. Dan beberapa kelompok orang benar-benar akan singgah ke lereng sebuah gunung dengan binatang ternak mereka. Seorang yang miskin mendatangi mereka untuk satu keperluan, lalu mereka berkata: “Kembalilah kepada kami besok.” Kemudian Alloh membinasakan mereka pada malam hari dan menimpakan gunung (kepada sebagain mereka), serta merobah yang lainnya menjadi kera-kera dan babi-babi sampai hari Kiamat. (HR. Bukhari)
Rosululloh shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Sekelompok orang dari umatku benar-benar akan minum khamr, dan merekaakan menamakan khamr dengan nama lain. Di atas kepala mereka akan dimainkan alat-alat musik dan penyanyi-penyanyi wanita. Alloh akan mem-benamkan mereka ke dalam bumi, dan menjadikan yang lainnya menjadi kera-kera dan babi-babi. (HR. Bukhari, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan al-Baihaqi)
“Pada umat ini akanterjadi khosf (tanah tenggelam), mash (wajah dan tubuh manusia dirobah jadi binatang) dan qadzf (hujan batu).” Seorang laki-laki dari kaum muslimin bertanya: “Wahai Rosululloh, kapan itu terjadi?” Beliau menjawab, “Jika muncul penyanyi-penyanyi dari wanita, alat musik dari jenis apa saja, dan khamr telah diminum secara merata.” (HR. Tirmidzi)
Adapun alat Musik yang Diperbolehkan telah berlalu dalil-dalil umum yang mengharamkan musik. Dengan demikian hukum asal musik adalah haram, kecuali yang diperbolehkan oleh syari’at. Alat musik yang dikecualikan dari hukumnya yang haram, hanyalah duff saja, (Duff adalah: rebana tanpa lonceng/suara pada ling-karannya; jika ada loncengnya namanya dalam bahasa Arab adalah muzhir, demikian yang disebutkan dalam Fathul Bari yang dimainkan adalah :
Nabi shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Batasan antara yang halal dan haram adalah duff dan suara di dalam pernikahan.” (HR. Nasai, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Hakim)
wallahua’lam…
Klik disini untuk lihat lebih banyak
Bukti-bukti ilmiyah yang dahulu sering diajukan oleh kalangan evolusionis, satu per satu kini RONTOK. Semakin hari semakin terkuak fakta bahwa Teori Manusia Purba adalah Sebuah… Kebohongan Super Besar Sepanjang Sejarah.
Selama ini kita memang dicekoki teori manusia purba dalam kurikulum pendidikan. Para evolusionis telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis. Bahkan seringkali dilengkapi dengan ilustrasi yang nampak sangat realistis. Konyolnya, semua itu masuk ke dalam kurikulum pendidikan di seluruh dunia.
Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras ‘nenek moyang manusia’. Padahal manusia kera yg banyak ditemukan oleh para ahli fosil sejarah ialah bangsa “bani israil”, yg dikutuk oleh ALLAH SWT. Biarkanlah para zionis mencekoki kita dengan teori darwinisme yg efeknya “SEMENTARA” itu, karena di akhir zaman ini Allah SWT akan mengungkap kebenaran yg ditutupi oleh mereka dengan kebathilan……
Dalam Protocol yang terdiri atas 24 naskah itu diterbitkan di Rusia oleh Prof. Nilus, yang dikenal luas sebagai The Protocols of The Learned Elders of Zion. (Protokol Zionisme)
bait ke 2 :
“Ideologi kita kini telah berhasil dengan gemilang. Kemenangan ideologi kita melalui otak Darwin, Karl Marx, Adam Smith dan Nitche. Pandangan pikiran mereka mampu menggoyahkan ketenagaan masyarakat dunia.”
Dahulu memang ada bangsa atau suatu kaum yang pernah dikutuk oleh Allah SWT menjadi kera, Dan hal seperti itu mudah saja bagi Allah SWT.
Keterangan tersebut sejelasnya disebutkan di dalam salah satu firman Allah SWT: Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka, “Jadilah kamu kera yang hina.” (QS Al-Baqarah: 65)
Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya, Kami katakan kepadanya, “Jadilah kamu kera yang hina.” (SQ Al-A’raf: 166)
Dan benar bahwa mereka termasuk dari kalangan bangsa Yahudi, yang hidup di masa lalu, jauh sebelum masa hidupnya Nabi Muhammad SAW. Kita mengetahuinya lewat ayat Al-Quran, untuk dijadikan pelajaran bagaimana nasib kaum yang melanggar ketentuan Allah SWT di masa lalu.
Namun para mufassir sepakat yang dikutuk menjadi kera bukanlah seluruh bangsa yahudi saat itu. Namun hanya sebagian dari mereka saja yang demikian. Maka tidak benar kalau dikatakan bahwa seluruh yahudi di dunia ini adalah bangsa yang dikutuk semuanya menjadi kera atau manusia purba (menurut para evolusions).
Bahkan para mufassir mengatakan bahwa kejadian itu hanya menimpa penduduk beberapa desa saja (ditempat bangsa-bangsa yahudi tinggal), yang hidup di tepi pantai, di mana mata mencaharian mereka adalah menangkap ikan di laut sama persis dengan kegiatan sehari-hari manusia purba yg ditemukan fosil2nya oleh para peneliti. Allah telah melarang mereka untuk menangkap ikan di hari Sabtu, karena hari itu adalah hari khusus untuk beribadah.
Dan di akhir zaman ini akan terulang kejadian kutukan itu bagi umat yg mengikuti gaya hidup dan pemikiran kaum bani israil (yahudi) atau kaum barat, bagi mereka yg meminum khamr (alkohol) dan orang2 yg memainkan alat musik atau menyanyikan sebuah lagu musik.
perhatikan hadits2 berikut :
“Dari Abdurrahman bin Ghanm al-Asy’ari, dia berkata: “Abu ‘Amir atau Abu Malik Al-Asy’ari telah menceritakan kepadaku, demi Alloh dia tidak berdusta kepadaku, dia telah mendengar Nabi shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Benar-benar akan ada beberapa kelompok orang dari umatku akan menghalalkan kemaluan (yakni zina), sutera, khamr, dan alat-alat musik. Dan beberapa kelompok orang benar-benar akan singgah ke lereng sebuah gunung dengan binatang ternak mereka. Seorang yang miskin mendatangi mereka untuk satu keperluan, lalu mereka berkata: “Kembalilah kepada kami besok.” Kemudian Alloh membinasakan mereka pada malam hari dan menimpakan gunung (kepada sebagain mereka), serta merobah yang lainnya menjadi kera-kera dan babi-babi sampai hari Kiamat. (HR. Bukhari)
Rosululloh shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Sekelompok orang dari umatku benar-benar akan minum khamr, dan merekaakan menamakan khamr dengan nama lain. Di atas kepala mereka akan dimainkan alat-alat musik dan penyanyi-penyanyi wanita. Alloh akan mem-benamkan mereka ke dalam bumi, dan menjadikan yang lainnya menjadi kera-kera dan babi-babi. (HR. Bukhari, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan al-Baihaqi)
“Pada umat ini akanterjadi khosf (tanah tenggelam), mash (wajah dan tubuh manusia dirobah jadi binatang) dan qadzf (hujan batu).” Seorang laki-laki dari kaum muslimin bertanya: “Wahai Rosululloh, kapan itu terjadi?” Beliau menjawab, “Jika muncul penyanyi-penyanyi dari wanita, alat musik dari jenis apa saja, dan khamr telah diminum secara merata.” (HR. Tirmidzi)
Adapun alat Musik yang Diperbolehkan telah berlalu dalil-dalil umum yang mengharamkan musik. Dengan demikian hukum asal musik adalah haram, kecuali yang diperbolehkan oleh syari’at. Alat musik yang dikecualikan dari hukumnya yang haram, hanyalah duff saja, (Duff adalah: rebana tanpa lonceng/suara pada ling-karannya; jika ada loncengnya namanya dalam bahasa Arab adalah muzhir, demikian yang disebutkan dalam Fathul Bari yang dimainkan adalah :
Nabi shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Batasan antara yang halal dan haram adalah duff dan suara di dalam pernikahan.” (HR. Nasai, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Hakim)
wallahua’lam…
Klik disini untuk lihat lebih banyak
27/09/14
4 Nasehat Nabi untuk Para Suami
Empat nasehat ini dikutip Syaikh Fuad Shalih dalam bukunya Liman Yuriidu Az Ziwaaj wa Tazawuj. Sebagai ulama dan penulis buku pernikahan, beliau merasa perlu mencantumkan hadits ini agar para suami berbenah diri; tidak hanya menuntut istri mempersembahkan yang terbaik bagi dirinya, tetapi juga ia mempersembahkan yang terbaik untuk istrinya.
Empat nasehat ini secara khusus mengajarkan suami untuk berpenampilan menarik di rumah. Syaikh Fuad Shalih mengatakan:
Hal ini diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Cucilah bajumu, rapikan rambutmu, gosoklah gigimu, dan berhiaslah untuk istrimu.”
Cucilah Bajumu
Nasehat pertama ini memiliki dua dimensi. Dimensi pertama ada pada proses. Dimensi kedua terletak pada hasilnya.
Sebagai sebuah proses, “cucilah bajumu” berarti berbagi dengan istri dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan domestik, khususnya bagi keluarga yang tidak memiliki khadimat. Mencuci baju tidak dibebankan kepada istri saja, melainkan suami juga melakukannya. Baik mencuci dengan tangan maupun dengan mesin cuci. Konsep berbagi peran inilah yang diteladankan oleh Rasulullah. Kendati beliau adalah Nabi, pemimpin negara, qiyadah dakwah dan panglima perang, beliau menyempatkan diri untuk membantu istri-istrinya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga.
Ditinjau dari dimensi hasil, “cucilah bajumu” membuat suami tampil dengan pakaian rapi di depan istrinya. Tidak kusut. Tidak menyebalkan.
Mungkin sebagian suami tidak merasa perlu tampil rapi di hadapan suaminya, terlebih ketika malam tiba. Namun, jika ia menuntut istrinya tampil prima di depannya, mengapa ia tidak menuntut dirinya melakukan hal yang sama? Bukankah Islam menjunjung keadilan? Kita para suami kadang belum juga mengerti bahwa wanita itu tidak selalu mencurahkan perasaannya kepada suami. Ia kadang menyimpannya di hati dan berusaha menyabarkan diri. Saat kita para suami dengan mudah mengatakan “Pakaialah baju yang indah”, para istri hanya menahan sabar melihat kita menghampirinya dengan baju berbau. Mari kita berusaha berubah. Menjadi suami yang lebih rapi di depan istri.
Rapikan rambutmu
Ketika berangkat kerja, ketika pergi ke kantor, ketika hendak syuro, ketika mau mengisi pengajian, kita para lelaki yang katanya tidak suka dandan, minimal merapikan rambut. Lalu saat hanya berdua dengan istri, mengapa kita tidak melakukan hal serupa? Bukankah jika begitu kita lebih mengutamakan orang lain daripada istri kita sendiri? Padahal rekan-rekan kerjanya tidak memasakkannya. Teman-temannya juga tak bisa merawatnya ketika ia sakit. Yang setia menemani, yang setia merawat adalah istri. Dan tidak ada orang lain yang bisa menghangatkannya di kala kedinginan kecuali istrinya sendiri. Lalu mengapa kita sebagai suami justru tak bisa tampil rapi saat bersamanya?
Gosoklah gigimu
Bau mulut adalah satu hal yang mengganggu komunikasi dan menjadi pembatas kedekatan. Ketika seorang suami tak suka istrinya mengeluarkan bau saat ia berbicara, demikian pula istri sebenarnya tak suka jika suaminya menghampirinya dengan bau yang tak sedap.
Adalah junjungan kita yang mulia, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, setiap akan masuk rumah, beliau bersiwak terlebih dahulu. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Bunda Aisyah menjadi saksi kebiasaan Rasulullah ini. Ketika ditanya, “Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rasulullah jika dia memasuki rumahnya?” Beliau menjawab: ”Bersiwak”.
Maka sungguh nasehat ini harus dikerjakan oleh para suami. Hendaklah ia rajin bersiwak atau menggosok giginya. Jika berduaan dengan istri, pastikan sudah gosok gigi. Pastikan tak ada bau yang mengganggu. Hingga curhat pun menjadi mengasyikkan. Hingga berduaan pun jadi penuh kemesraan.
Dan lebih dari itu, menggosok gigi atau bersiwak mendatangkan dua kebaikan. Kebersihan dan kesehatan mulut, serta mendatangkan keridhaan Tuhan. “Bersiwak itu membersihkan mulut dan membuat Tuhan ridha” (HR. Al Baihaqi dan An Nasa’i)
Berhiaslah untuk istrimu
Para sahabat Nabi adalah suami-suami yang terdepan dalam mengamalkan nasehat ini. Ibnu Abbas mengatakan, “Aku suka berhias untuk istriku sebagaimana aku suka istriku berhias untukku”
Mengapa demikian, karena Ibnu Abbas yakin, “Sesungguhnya berhiasnya suami di hadapan istrinya akan membantu istri menundukkan pandangannya dari melihat laki-laki selain suaminya. Berhiasnya suami di hadapan istrinya juga makin mendekatkan hati keduanya.”
Jika para sahabat yang sibuk berdakwah dan berjihad tidak lalai berhias untuk istrinya, bagaimana dengan kita? Semoga bisa meneladani mereka.
Klik disini untuk lihat lebih banyak
Empat nasehat ini secara khusus mengajarkan suami untuk berpenampilan menarik di rumah. Syaikh Fuad Shalih mengatakan:
Hal ini diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Cucilah bajumu, rapikan rambutmu, gosoklah gigimu, dan berhiaslah untuk istrimu.”
Cucilah Bajumu
Nasehat pertama ini memiliki dua dimensi. Dimensi pertama ada pada proses. Dimensi kedua terletak pada hasilnya.
Sebagai sebuah proses, “cucilah bajumu” berarti berbagi dengan istri dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan domestik, khususnya bagi keluarga yang tidak memiliki khadimat. Mencuci baju tidak dibebankan kepada istri saja, melainkan suami juga melakukannya. Baik mencuci dengan tangan maupun dengan mesin cuci. Konsep berbagi peran inilah yang diteladankan oleh Rasulullah. Kendati beliau adalah Nabi, pemimpin negara, qiyadah dakwah dan panglima perang, beliau menyempatkan diri untuk membantu istri-istrinya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga.
Ditinjau dari dimensi hasil, “cucilah bajumu” membuat suami tampil dengan pakaian rapi di depan istrinya. Tidak kusut. Tidak menyebalkan.
Mungkin sebagian suami tidak merasa perlu tampil rapi di hadapan suaminya, terlebih ketika malam tiba. Namun, jika ia menuntut istrinya tampil prima di depannya, mengapa ia tidak menuntut dirinya melakukan hal yang sama? Bukankah Islam menjunjung keadilan? Kita para suami kadang belum juga mengerti bahwa wanita itu tidak selalu mencurahkan perasaannya kepada suami. Ia kadang menyimpannya di hati dan berusaha menyabarkan diri. Saat kita para suami dengan mudah mengatakan “Pakaialah baju yang indah”, para istri hanya menahan sabar melihat kita menghampirinya dengan baju berbau. Mari kita berusaha berubah. Menjadi suami yang lebih rapi di depan istri.
Rapikan rambutmu
Ketika berangkat kerja, ketika pergi ke kantor, ketika hendak syuro, ketika mau mengisi pengajian, kita para lelaki yang katanya tidak suka dandan, minimal merapikan rambut. Lalu saat hanya berdua dengan istri, mengapa kita tidak melakukan hal serupa? Bukankah jika begitu kita lebih mengutamakan orang lain daripada istri kita sendiri? Padahal rekan-rekan kerjanya tidak memasakkannya. Teman-temannya juga tak bisa merawatnya ketika ia sakit. Yang setia menemani, yang setia merawat adalah istri. Dan tidak ada orang lain yang bisa menghangatkannya di kala kedinginan kecuali istrinya sendiri. Lalu mengapa kita sebagai suami justru tak bisa tampil rapi saat bersamanya?
Gosoklah gigimu
Bau mulut adalah satu hal yang mengganggu komunikasi dan menjadi pembatas kedekatan. Ketika seorang suami tak suka istrinya mengeluarkan bau saat ia berbicara, demikian pula istri sebenarnya tak suka jika suaminya menghampirinya dengan bau yang tak sedap.
Adalah junjungan kita yang mulia, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, setiap akan masuk rumah, beliau bersiwak terlebih dahulu. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Bunda Aisyah menjadi saksi kebiasaan Rasulullah ini. Ketika ditanya, “Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rasulullah jika dia memasuki rumahnya?” Beliau menjawab: ”Bersiwak”.
Maka sungguh nasehat ini harus dikerjakan oleh para suami. Hendaklah ia rajin bersiwak atau menggosok giginya. Jika berduaan dengan istri, pastikan sudah gosok gigi. Pastikan tak ada bau yang mengganggu. Hingga curhat pun menjadi mengasyikkan. Hingga berduaan pun jadi penuh kemesraan.
Dan lebih dari itu, menggosok gigi atau bersiwak mendatangkan dua kebaikan. Kebersihan dan kesehatan mulut, serta mendatangkan keridhaan Tuhan. “Bersiwak itu membersihkan mulut dan membuat Tuhan ridha” (HR. Al Baihaqi dan An Nasa’i)
Berhiaslah untuk istrimu
Para sahabat Nabi adalah suami-suami yang terdepan dalam mengamalkan nasehat ini. Ibnu Abbas mengatakan, “Aku suka berhias untuk istriku sebagaimana aku suka istriku berhias untukku”
Mengapa demikian, karena Ibnu Abbas yakin, “Sesungguhnya berhiasnya suami di hadapan istrinya akan membantu istri menundukkan pandangannya dari melihat laki-laki selain suaminya. Berhiasnya suami di hadapan istrinya juga makin mendekatkan hati keduanya.”
Jika para sahabat yang sibuk berdakwah dan berjihad tidak lalai berhias untuk istrinya, bagaimana dengan kita? Semoga bisa meneladani mereka.
Klik disini untuk lihat lebih banyak
26/09/14
Beginilah Cara Abu Bakar Mencegah Korupsi
Jika cara Abu Bakar ini diadopsi oleh para pemimpin Muslim di zaman ini, pastilah Allah akan menjaganya dari korupsi. Dan pastilah, tak ada tuduhan korupsi.
Hari itu, tidak ada yang dapat memastikan bahwa Abu Bakar akan wafat. Akan tetapi, pada hari itu beliau memberikan wasiat.
“Wahai Aisyah,” kata Abu Bakar kepada putrinya, “Perhatikanlah segala sesuatu dari harta saya. Apabila hartaku bertambah setelah aku menduduki jabatan ini, maka kembalikanlah kepada khalifah sesudahku.”
Setelah Abu Bakar wafat, Aisyah pun memeriksa harta Abu Bakar. “Tidak ada yang bertambah dari hartanya kecuali unta yang biasa dipergunakan untuk menyirami kebun dan seorang hamba sahaya yang mengasuh bayinya,” ungkap Ummul Mukminin itu.
Seperti wasiat Abu Bakar, unta dan hamba sahaya tersebut diserahkanlah kepada Umar bin Khattab. Amirul mukminin bergelar Al Faruq ini pun menangis sesenggukan. “Allah merahmati Abu Bakar, ia telah menyusahkan orang-orang setelahnya (untuk dapat mencontohnya)” kata Umar yang berderai air mata. [IK/bersamadakwah]
Klik disini untuk lihat lebih banyak
Hari itu, tidak ada yang dapat memastikan bahwa Abu Bakar akan wafat. Akan tetapi, pada hari itu beliau memberikan wasiat.
“Wahai Aisyah,” kata Abu Bakar kepada putrinya, “Perhatikanlah segala sesuatu dari harta saya. Apabila hartaku bertambah setelah aku menduduki jabatan ini, maka kembalikanlah kepada khalifah sesudahku.”
Setelah Abu Bakar wafat, Aisyah pun memeriksa harta Abu Bakar. “Tidak ada yang bertambah dari hartanya kecuali unta yang biasa dipergunakan untuk menyirami kebun dan seorang hamba sahaya yang mengasuh bayinya,” ungkap Ummul Mukminin itu.
Seperti wasiat Abu Bakar, unta dan hamba sahaya tersebut diserahkanlah kepada Umar bin Khattab. Amirul mukminin bergelar Al Faruq ini pun menangis sesenggukan. “Allah merahmati Abu Bakar, ia telah menyusahkan orang-orang setelahnya (untuk dapat mencontohnya)” kata Umar yang berderai air mata. [IK/bersamadakwah]
Klik disini untuk lihat lebih banyak
TEKNOLOGI SATELIT BUKTIKAN KEBENARAN UCAPAN NABI MUHAMAD 14 ABAD LALU
Dulu Rasulullah pernah bersabda didepan para sahabatnya tentang jarak antara dua pintu surga, Beliau membandingkan ukuran tersebut sama besarnya dengan jarak perjalanan dari kota Makkah-Hajar atau sama juga dengan jarak Makkah-Bushra, ini dia hadist nya:
shahih dari hadits Abu Hurairah radhiallahu'anhu bahwa Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنَّ مَا بَيْنَ الْمِصْرَاعَيْنِ مِنْ مَصَارِيعِ الْجَنَّةِ لَكَمَا بَيْ...نَ مَكَّةَ وَهَجَرٍ أَوْ كَمَا بَيْنَ مَكَّةَ وَبُصْرَى
“Demi Dzat yang jiwaku ada ditangan-Nya! Sungguh jarak antara dua pintu (yang ada daun pintunya) dari pintu-pintu surga seperti antara Makkah dengan Hajar, atau seperti antara Makkah dengan Bushra.” (HR. Muslim no. 287)
Jarak dari Makkah ke dua kota yang berbeda itu sama sama menunjukan angka 1.272 km. Apa ini suatu kebetulan atau memang suatu mukjizat yang membuktikan kerasulanya ? Mengingat Nabi sendiri merupakan seseorang yang hidup di abad ke-7 dimana belum terdapat GPS, Satelit, Pesawat, UAV ataupun roket luar angkasa.
Lantas darimana beliau bisa tahu akan hal ini ? Mengingat hasil perbandinganya sangat presisi dan kurat.mungkin ini juga yang membuktikan bahwa isra mir'aj benar benar telah terjadi dan logikanya MUSTAHIL manusia biasa yang hidup di abad ke-7 bisa mengetahui hal ini, kecuali manusia-manusia pilihan Allah yang diberi suatu mukjizat.
Wahai manusia yang berakal, masihkah ada yang sanggup menyangkal kebenaran ini ?
Klik disini untuk lihat lebih banyak
Langganan:
Postingan (Atom)















