Kabar mengejutkan datang dari boyband One Direction. Beberapa waktu lalu secara mengejutkan salah satu personil One Direction, Zayn Malik, dikabarkan memutuskan hengkang dari boyband yang telah membesarkan namanya itu.
Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Boyband yang terdiri dari Harry Styles, Louis Tomlinson, Liam Payne, dan Niall Horan itu bahwa Zayn telah memutuskan untuk pergi dengan caranya sendiri, seperti yang dilansir dari music-news.
Hal tersebut diumumkan oleh Zayn dalam sebuah postingan di akun Facebooknya.
“Hidup saya dengan One Direction telah lebih dari yang saya bayangkan. Tapi, setelah lima tahun, saya merasa sekarang lah waktu yang tetap bagi saya untuk meninggalkan band. Saya ingin meminta maaf kepada para fans atas keputusan itu, saya harus melakukan apa yang dikatakan benar oleh hati saya”, Tulis Zayn.
Mendengar kabar tersebut, para rekan-rekan satu grupnya di One Direction sontak mengungkapkan kesedihan atas keputusan tersebut, namun begitu mereka selalu mendukung apapun pilihan dari Zayn Malik.
“Kami benar-benar sedih meliat Zayn Pergi, tapi kami benar-benar menghormati keputusannya. Lima tahun yang luar biasa, kami sudah melalui begitu banyak hal bersama-sama, sehingga sampai kapanpun kami akan tetap bersahabat. Empat orang dari kami sekarang akan terus berlanjut. Dam untuk kedepannya kami akan merilis album baru dan melanjutkan tur dunia kami”, Tambah Harry Styles Cs.
Tampilkan postingan dengan label One Direction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label One Direction. Tampilkan semua postingan
20/03/15
Sebelum ke Konser One Direction, Simak Pesan Ini
Aksi panggung One Direction bakal menggoyang Jakarta pekan depan. Boys band asal Inggris itu diperkirakan bakal menyedot perhatian puluhan ribu directioners, istilah bagi para penggemar 1D. Mereka akan melakukan segala hal agar bisa menyaksikan tokoh idola mereka. Bagaimana harusnya orang tua menyikapi gejala fanatisme tersebut?
Menurut Psikolog Tika Bisono, antusiasme para penggemar sangat mungkin menyita perhatian para orang tua, terlebih bagi mereka yang pas-pasan secara ekonomi. Harga tiket yang dibanderol Rp 1,2 juta ke atas membuat mereka berfikir beribu kali merelakan uang sebanyak itu. "Kalau anak mereka gagal menonton, pastinya akan kecewa," ujarnya ketika dihubungi, 19 Maret 2015.
Tika menilai beban itu mestinya tidak menjadi beban bagi para orang tua. Apalagi konser itu sudah dijadwalkan sejak setahun lalu. Jeda selama itu hendaknya digunakan mereka untuk melatih anak belajar berhemat dan menabung. "Anak-anak harus dididik berkorban untuk hal-hal yang mereka inginkan. Jangan selalu bergantung pada kemampuan orang tua," katanya.
Lalu bagaimana jika tabungan mereka tak kunjung mampu membeli tiket? Menurut Tika, kesulitan itu bisa saja diatasi jika anak mereka memiliki teman-teman yang bersedia memberi bantuan. Meski peluangnya kecil, bantuan itu menunjukkan bentuk solidaritas di antara mereka. "Resiko terburuk, anak yang gagal menonton bakal kecewa," ujarnya.
Aksi panggung One Direction bakal digelar tanggal 25 Maret 2015 di Gelora Bung Karno. Boys Band yang beranggotakan Niall Hiran, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles, dan Louis Tomlinson itu diperkirakan bakal menyedot puluhan ribu penggemar mereka di tanah air. Agenda kedatangan mereka sempat tertunda sejak tahun lalu akibat ketidaksiapan panitia.
Menurut Tika, fanatisme terhadap figur selebritas merupakan gejala yang lazim. Kalangan remaja cenderung mengidolakan figur-figur yang sejalan selera zamannya masing-masing. Tokoh dan kelompok musik seperti The Beatles, Deep Purple, Queen, Michael Jackson, Slank, New Kids on the Block, Westlife, dan Metallica, merupakan beberapa di antaranya.
"Mereka itu para bintang yang memiliki magnet dan bisa mempengaruhi banyak hal bagi para
penggemarnya," ujar Tika. Kegandrungan itu bisa mempengaruhi pola pikir para penggemar, prilaku maupun pilihan mereka dalam berbusana. "Mereka menjadikan tokoh idola sebagai cermin dan raw model," kata pasikolog yang pernah menjadi pengemar berat Deep Purple ini.
Meski demikian, kata Tika, efek cermin itu bisa berakibat positif atau negatif. Seseorang bisa
terjerat penggunaan narkotika, atau memiliki penyimpangan orientasi seksual, persis seperti yang dilakukan tokoh idola mereka. Namun dampak itu juga bisa berakibat positif seperti mengasah empati, solidaritas atau kepedulian mereka terhadap lingkungan.
Tika menjelaskan, pengidolaan terhadap publik figur merupakan bagian dari proses pencarian identitas kalangan remaja. Fanatisme itu akan menciptakan kelompok pertemanannya sendiri-
sendiri. Saat berhadapan dengan situasi itu, orang tua memiliki peran mengarahkan anak mereka agar terhindar dari dampak buruk. "Orang tua harus ikut peduli," ujarnya.
Menurut Psikolog Tika Bisono, antusiasme para penggemar sangat mungkin menyita perhatian para orang tua, terlebih bagi mereka yang pas-pasan secara ekonomi. Harga tiket yang dibanderol Rp 1,2 juta ke atas membuat mereka berfikir beribu kali merelakan uang sebanyak itu. "Kalau anak mereka gagal menonton, pastinya akan kecewa," ujarnya ketika dihubungi, 19 Maret 2015.
Tika menilai beban itu mestinya tidak menjadi beban bagi para orang tua. Apalagi konser itu sudah dijadwalkan sejak setahun lalu. Jeda selama itu hendaknya digunakan mereka untuk melatih anak belajar berhemat dan menabung. "Anak-anak harus dididik berkorban untuk hal-hal yang mereka inginkan. Jangan selalu bergantung pada kemampuan orang tua," katanya.
Lalu bagaimana jika tabungan mereka tak kunjung mampu membeli tiket? Menurut Tika, kesulitan itu bisa saja diatasi jika anak mereka memiliki teman-teman yang bersedia memberi bantuan. Meski peluangnya kecil, bantuan itu menunjukkan bentuk solidaritas di antara mereka. "Resiko terburuk, anak yang gagal menonton bakal kecewa," ujarnya.
Aksi panggung One Direction bakal digelar tanggal 25 Maret 2015 di Gelora Bung Karno. Boys Band yang beranggotakan Niall Hiran, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles, dan Louis Tomlinson itu diperkirakan bakal menyedot puluhan ribu penggemar mereka di tanah air. Agenda kedatangan mereka sempat tertunda sejak tahun lalu akibat ketidaksiapan panitia.
Menurut Tika, fanatisme terhadap figur selebritas merupakan gejala yang lazim. Kalangan remaja cenderung mengidolakan figur-figur yang sejalan selera zamannya masing-masing. Tokoh dan kelompok musik seperti The Beatles, Deep Purple, Queen, Michael Jackson, Slank, New Kids on the Block, Westlife, dan Metallica, merupakan beberapa di antaranya.
"Mereka itu para bintang yang memiliki magnet dan bisa mempengaruhi banyak hal bagi para
penggemarnya," ujar Tika. Kegandrungan itu bisa mempengaruhi pola pikir para penggemar, prilaku maupun pilihan mereka dalam berbusana. "Mereka menjadikan tokoh idola sebagai cermin dan raw model," kata pasikolog yang pernah menjadi pengemar berat Deep Purple ini.
Meski demikian, kata Tika, efek cermin itu bisa berakibat positif atau negatif. Seseorang bisa
terjerat penggunaan narkotika, atau memiliki penyimpangan orientasi seksual, persis seperti yang dilakukan tokoh idola mereka. Namun dampak itu juga bisa berakibat positif seperti mengasah empati, solidaritas atau kepedulian mereka terhadap lingkungan.
Tika menjelaskan, pengidolaan terhadap publik figur merupakan bagian dari proses pencarian identitas kalangan remaja. Fanatisme itu akan menciptakan kelompok pertemanannya sendiri-
sendiri. Saat berhadapan dengan situasi itu, orang tua memiliki peran mengarahkan anak mereka agar terhindar dari dampak buruk. "Orang tua harus ikut peduli," ujarnya.
10 Fakta Unik Soal Zayn Malik One Direction
Siapa yang tak mengenal Zayn Malik? Ia adalah salah satu personel One Direction yang amat populer karena penampilan modisnya.
Dilansir Mirror, Kamis, 19 Maret 2015, Malik, kelahiran Bradford, 12 Januari 1993, memiliki banyak "kekurangan". Penasaran? Berikut fakta unik tentang Zayn yang mungkin tidak Anda tahu.
1. Zayn Malik seorang muslim dan ia bangga dengan keyakinannya. Zayn khatam Al-Quran saat usianya 12 tahun.
2. Walau terkenal, Zayn tidak sungkan menjadi pramusaji di restoran keluarganya.
3. Nama aslinya Zayn, tetapi ia lebih menyukai jika namanya dieja dengan Zayn.
4. Sebelum konser, Zayn selalu menyempatkan diri untuk menggosok giginya. Jadi jangan heran jika Zayn muncul belakangan di atas panggung. Zayn menggosok gigi dulu.
5. Zayn memiliki empat tato. Nama kakeknya dalam bahasa Arab di dada, sebuah tanda Ying di pergelangan tangan kiri, simbol tengkurap, dan tanda perdamaian di tangan kanan.
6. Zayn tidak bisa mengemudi. Zayn juga tak bisa berenang. Zayn bahkan takut dengan air terbuka.
7. Zayn adalah fan berat klub bola Manchester United.
8. Lagu favorit Zayn adalah Thriller karya Michael Jackson.
9. Zayn juga merayakan hari Lebaran bersama keluarganya sebagaimana lelaki muslim.
10. Jika kamu bertemu dengan Zayn dan memberikan username Twitter kamu, maka dia akan follow kamu!
Dilansir Mirror, Kamis, 19 Maret 2015, Malik, kelahiran Bradford, 12 Januari 1993, memiliki banyak "kekurangan". Penasaran? Berikut fakta unik tentang Zayn yang mungkin tidak Anda tahu.
1. Zayn Malik seorang muslim dan ia bangga dengan keyakinannya. Zayn khatam Al-Quran saat usianya 12 tahun.
2. Walau terkenal, Zayn tidak sungkan menjadi pramusaji di restoran keluarganya.
3. Nama aslinya Zayn, tetapi ia lebih menyukai jika namanya dieja dengan Zayn.
4. Sebelum konser, Zayn selalu menyempatkan diri untuk menggosok giginya. Jadi jangan heran jika Zayn muncul belakangan di atas panggung. Zayn menggosok gigi dulu.
5. Zayn memiliki empat tato. Nama kakeknya dalam bahasa Arab di dada, sebuah tanda Ying di pergelangan tangan kiri, simbol tengkurap, dan tanda perdamaian di tangan kanan.
6. Zayn tidak bisa mengemudi. Zayn juga tak bisa berenang. Zayn bahkan takut dengan air terbuka.
7. Zayn adalah fan berat klub bola Manchester United.
8. Lagu favorit Zayn adalah Thriller karya Michael Jackson.
9. Zayn juga merayakan hari Lebaran bersama keluarganya sebagaimana lelaki muslim.
10. Jika kamu bertemu dengan Zayn dan memberikan username Twitter kamu, maka dia akan follow kamu!
Alasan Zayn Malik Tidak Bisa Tampil Bersama One Direction Dalam Konser di Jakarta
Konser boyband One Direction yang akan digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, beberapa hari lagi akan terwujud. Para Directioners (sebutan untuk penggemar One Direction) dari berbagai daerah di Indonesia pun sudah siap hadir untuk menonton konser ini. Tapi sayangnya, beredar kabar kalau salah satu anggota One Direction, Zayn Malik tidak akan ikut dalam konsernya di Indonesia. Para fans yang sudah lama menanti kehadiran sang idola itu sepertinya harus kecewa.
Zayn Malik dikabarkan absen dari konser One Direction di Jakarta, Indonesia. Hal ini pun langsung menggebrak para netizen dan fans yang kecewa karena keputusan Zayn. Walau belum ada berita resmi dari pihak 1D, sepertinya rumor yang berhembus kencang di Twitter ini memang benar-benar terjadi. Pasalnya, sudah banyak directioners yang berharap para fans di Indonesia tidak kecewa dan tetap mendukung keputusan Zayn. Menurut kabar yang sedang massive di Twitter saat ini, alasan Zayn Malik tidak ikut dalam konser One Direction di Jakarta, Indonesia kali ini masih berkutat dengan keluhannya yang lama, yakni stress.
Ya, Zayn memang sudah lama mengaku kalau dia sedang lelah dengan popularitas dan media yang terus menyorot kehidupan pribadinya. Selain itu, bukan cuma Jakarta saja yang akan bersedih karena tidak bisa melihat aksi Zayn Malik bersama personel One Direction lainnya.
Segera kembali ke Inggris, Manila pun akan jadi kota lain yang harus mengalami pukulan berat karena absennya Zayn dari rangkaian tour kali ini. Menurut akun Twitter @1DCrew_PHIL, Zayn baru akan kembali bergabung dengan One Direction pada tanggal 28 Maret 2015 untuk tampil di Afrika Selatan. (kapanlagi.com)
Zayn Malik dikabarkan absen dari konser One Direction di Jakarta, Indonesia. Hal ini pun langsung menggebrak para netizen dan fans yang kecewa karena keputusan Zayn. Walau belum ada berita resmi dari pihak 1D, sepertinya rumor yang berhembus kencang di Twitter ini memang benar-benar terjadi. Pasalnya, sudah banyak directioners yang berharap para fans di Indonesia tidak kecewa dan tetap mendukung keputusan Zayn. Menurut kabar yang sedang massive di Twitter saat ini, alasan Zayn Malik tidak ikut dalam konser One Direction di Jakarta, Indonesia kali ini masih berkutat dengan keluhannya yang lama, yakni stress.
Ya, Zayn memang sudah lama mengaku kalau dia sedang lelah dengan popularitas dan media yang terus menyorot kehidupan pribadinya. Selain itu, bukan cuma Jakarta saja yang akan bersedih karena tidak bisa melihat aksi Zayn Malik bersama personel One Direction lainnya.
Segera kembali ke Inggris, Manila pun akan jadi kota lain yang harus mengalami pukulan berat karena absennya Zayn dari rangkaian tour kali ini. Menurut akun Twitter @1DCrew_PHIL, Zayn baru akan kembali bergabung dengan One Direction pada tanggal 28 Maret 2015 untuk tampil di Afrika Selatan. (kapanlagi.com)
12/05/14
Pamer Tato di Paha, Harry Styles Nekat Menurunkan Celana di Atas Panggung
Boyband idola kaum hawa, One Direction baru saja tampil di Parque Olimpics, di Rio de Janeiro, Brasil. Para personelnya pun kembali melakukan hal gila dan aneh. Kali ini, giliran Harry Styles yang memamerkan tato di paha-nya saat tampil di atas panggung.
Saat konser sedang berlangsung, dengan santainya Harry Styles membuka celana dan menunjukkan sebuah tato bertuliskan Brasil.
Tidak jelas apakah tato tersebut dibuat karena iseng dengan pena atau tinta permanen. Yang jelas, aksinya itu berhasil membuat para fans berteriak histeris. Demikian seperti dilansir dari Dailymail. (nsa/okezone.com)
-Media Baca Hiburan Online-
Saat konser sedang berlangsung, dengan santainya Harry Styles membuka celana dan menunjukkan sebuah tato bertuliskan Brasil.
Tidak jelas apakah tato tersebut dibuat karena iseng dengan pena atau tinta permanen. Yang jelas, aksinya itu berhasil membuat para fans berteriak histeris. Demikian seperti dilansir dari Dailymail. (nsa/okezone.com)
-Media Baca Hiburan Online-
Langganan:
Postingan (Atom)




