Menurut Bambang, kegiatan mengantar anak bungsunya bernama Mohammad Yattaqi ke sekolah merupakan kegiatan rutin, setelah supir pribadinya mengundurkan diri. Supir Bambang untuk mengantar anaknya bukan disediakan kantor.
"Saya punya supir, tapi kan itu dari kantor. Jadi pas ada urusan pribadi saya harus menggunakan supir pribadi atau saya sendiri yang menyupir," ucap Bambang kepada wartawan di rumahnya, Depok, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2015).
Kejadian di luar kebiasaan pertama yaitu, ketika anak nomor duanya ikut menemani Bambang mengantarkan adiknya ke sekolah Nurul Fikri. Padahal, hari-hari biasanya tidak pernah ikut karena lokasi kampusnya jauh dari rumah.
Kejadian kedua ketika Bambang mulai memasuki Jalan Bahagia Raya yang dikenal kerap macet setiap pagi hari. Namun, pada saat itu kondisi jalanan lancar akibat Kapolsek Sukmajaya Kompol Agus Widodo ikut mengatur lalu lintas.
"Saya agak suprise karena ada Pak Kapolsek di situ (Jalan Bahagia Raya) mengatur jalan raya mengurai kemacetan. Jarang sekali saya mendapatkan keistimewaan (keadaan jalan enggak macet)," tutur Bambang.
