Berperan sebagai Diva, seorang model papan atas yang juga bekerja sambilan sebagai pelacur tercantik dan termahal di film 'Supernova: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh', Paula Verhoeven mengaku tak perlu melakukan observasi dengan mendekati pejabat-pejabat kaya raya atau melakukan tanya jawab dengan 'model plus' yang bisa diajak tidur.
Namun Paula tak menampik jika dalam lingkungannya di dunia model, ada juga model-model cantik yang menjual tubuhnya demi uang. "Untuk berperan sebagai Diva di film 'Supernova' ini, saya nggak perlu jadi seperti itu atau dekatin pejabat. Kalau perannya sebagai model kan emang nggak jauh dari pekerjaan saya. Tapi ya memang di lingkungan modelling saya ada juga model yang seperti itu," jelas Paula Verhoeven dalam Press Cenference film 'Supernova: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh' di Studio 6 XXI Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (06/12/2014) malam.
Untuk mendalami karakternya sebagai Diva, Paula Verhoeven mengaku benar-benar membaca cerita dalam novel 'Supernova' karya Dewi 'Dee' Lestari itu sampai lima kali. Hal ini Paula lakukan agar ia bisa mengerti seperti apa sebenarnya karakter Diva yang dibutuhkan di film ini. "Saya cukup baca cerita di novelnya aja. Tapi saya baca sampai lima kali, sampai saya betul-betul mengerti seperti apa sebenarnya cerita 'Supernova' ini dan bagaimana saya harus menjadi Diva seperti sosok dalam novelnya," papar Paula. Terlepas dari hal itu, Paula Verhoeven memang sukses memerankan Diva dalam film 'Supernova: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh' ini. Menjadi wanita super cantik yang dingin, namun cerdas dan misterius benar-benar terlihat dalam sosok Paula di film ini. Penasaran? tunggu saja tanggal main film 'Supernova: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh' mulai 11 Desember 2014 di seluruh bioskop tanah air. (Op)
