Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan mengolaborasikan investasi yang masuk untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dirinya optimistis, dengan adanya kolaborasi seperti itu, maka akan semakin banyak investor luar negeri tertarik menanamkan investasinya di Indonesia.
Hal tersebut dikemukakan usai pertemuannya dengan para investor asing yang merupakan perusahaan perkapalan asal Korea, Daewoo Ship building Marine Engineering (DSME) di Balai Kota, Jakarta, Selasa malam.
"Ini baru bicara tapi ya mereka tertarik dan itu harus dijoinkan dengan BUMN dan swasta kita," katanya di Jakarta.
Dia memaparkan, perusahaan tersebut ingin menanamkan investasinya yang besar di Jakarta sehingga patut untuk dipertimbangkan. "Gede banget. Nanti kita bicara. Saya enggak mau mendahulukan. Kalau saya paling penting mereka percaya dan bergerak melaksanakannya," paparnya.
Dia mencatat, ada beberapa negara besar seperti China, Korea dan Jepang yang sudah menyampaikan keinginannya menanamkan investasi di Jakarta.
"Lihat saja (sering ketemu banyak pengusaha asing). Ada dari Rusia, Jepang, Korea. Kita membahas soal isu maritim, galangan kapal, kapal tanker, kapal kontainer, kapal selam," pungkasnya. (rzk)
Klik disini untuk lihat lebih banyak
