Forum Masyarakat Peduli Budaya Indonesia (Formasbudi) menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pada Jumat (20/2/2015) sekitar pukul 10.00 WIB.
Aksi turun ke jalan ini dilakukan karena aktivis dari Formasbudi mendapat kabar Malaysia berupaya mengklaim Lunpia sebagai milik negara berjuluk Negeri Jiran tersebut. Informasi itu didapatkan dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negara itu.
Peserta aksi berjumlah sekitar 50 orang membawa jajanan Lunpia yang ditaruh di dalam sebuah tampah bambu. Nantinya, jajanan tersebut akan diberikan kepada perwakilan pihak Kedubes Malaysia. Di kesempatan itu, peserta aksi juga menyanyikan beberapa lagu daerah, salah satunya Lagu Rasa Sayange.
"Kami mau memberikan kejutan kepada mereka. Jangan lagi mereka mengklaim budaya Indonesia sebagai milik mereka. Sampai saat ini sudah ada 10 kebudayaan Indonesia yang pernah diklaim Malaysia. Jangan sampai Lunpia diakui menjadi budaya ke-11," tutur orator.
Saat ini, keberadaan Lunpia Semarang tersebut telah diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan SK Nomor 153991/MPK.A/DO/2014 tanggal 17 Oktober 2014, telah menetapkan "Lunpia Semarang Sebagai Warisan Budaya Nasional Tak Benda".
Bahkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah akan diusulkan ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan internasional sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia. (tribunnews)
Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan
16/02/15
Pengusaha Malaysia Rekrut Gelandangan Jadi Karyawan
Tidak seperti perekrut pekerja lainnya, Ahmad Emran, pengusaha di bidang periklanan negeri Jiran, Malaysia hanya tertarik pada tunawisma.
Bersama rekannya Norhayati Ismail, mereka melakukan perekrutan kerja dengan melakukan wawancara dengan para tunawisma.
"Melakukan proyek sosial adalah hal yang aku suka. Itu seperti membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik," kata Ahmad dikutip Dream.co.id dari laman Malay Mail Online, Minggu 15 Februari 2015.
Ide untuk melakukan wawancara dan merekrut tunawisma datang saat ia dan Norhayati menjadi relawan di dapur umum untuk tunawisma.
"Orang-orang ini membutuhkan bantuan dan aku punya ide menolong mereka dengan mencarikan pekerjaan untuk mereka," kata Ahmad.
Ahmad dan Norhayati kemudian mulai mencari perusahaan yang mau menjadikan tunawisma sebagai karyawan mereka.
"Kami mulai dari teman-teman yang punya perusahaan sendiri," kata Norhayati, sambil menambahkan bahwa perusahaan tersebut harus menyediakan transportasi dan pemondokan.
Tidak lama kemudian, Norhayati mulai dihubungi oleh perusahaan yang mau merekrut tunawisma.
Ahmad mengatakan wawancara yang dilakukan kadang sulit dilakukan karena dia harus menyeleksi mereka melalui berbagai kriteria.
"Melalui wawancara, kami bisa mencari calon yang benar-benar potensial dan punya keinginan bekerja," kata Ahmad.
Menurut Norhayati, menghubungi para tunawisma setelah wawancara merupakan tantangan tersendiri karena kebanyakan dari mereka tidak punya ponsel.
"Kami kemudian memberi masing-masing 1 ringgit dalam bentuk koin. Tapi tidak semua yang menghubungi kami kembali," kata Norhayati.
"Total kami berhasil menjaring 15 orang, tapi yang bertahan hanya 4 orang. Sebagian besar dari mereka menghadapi kesulitan dalam dunia kerja setelah menjadi tunawisma dalam jangka waktu yang lama," kata Ahmad.
Hasil kerja keras Ahmad dan Norhayati berbuah penghargaan dari Agensi Inovasi Malaysia. Mereka diberi dana pengembangan 25 ribu ringgit di bawah program Berbudi Berganda: Social Impact Innovation Challenge.
Kini Ahmad dan Norhayati bisa berharap mengangkat kehidupan para tunawisma ke arah yang lebih baik.
Dengan uang tersebut, duo pekerja sosial ini berharap bisa menambah program pelatihan agar para tunawisma bisa lebih siap untuk masuk dunia kerja.
Dengan begitu mereka akan memiliki kesempatan yang lebih baik daripada yang didapatkan di jalanan. (Ism)
Bersama rekannya Norhayati Ismail, mereka melakukan perekrutan kerja dengan melakukan wawancara dengan para tunawisma.
"Melakukan proyek sosial adalah hal yang aku suka. Itu seperti membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik," kata Ahmad dikutip Dream.co.id dari laman Malay Mail Online, Minggu 15 Februari 2015.
Ide untuk melakukan wawancara dan merekrut tunawisma datang saat ia dan Norhayati menjadi relawan di dapur umum untuk tunawisma.
"Orang-orang ini membutuhkan bantuan dan aku punya ide menolong mereka dengan mencarikan pekerjaan untuk mereka," kata Ahmad.
Ahmad dan Norhayati kemudian mulai mencari perusahaan yang mau menjadikan tunawisma sebagai karyawan mereka.
"Kami mulai dari teman-teman yang punya perusahaan sendiri," kata Norhayati, sambil menambahkan bahwa perusahaan tersebut harus menyediakan transportasi dan pemondokan.
Tidak lama kemudian, Norhayati mulai dihubungi oleh perusahaan yang mau merekrut tunawisma.
Ahmad mengatakan wawancara yang dilakukan kadang sulit dilakukan karena dia harus menyeleksi mereka melalui berbagai kriteria.
"Melalui wawancara, kami bisa mencari calon yang benar-benar potensial dan punya keinginan bekerja," kata Ahmad.
Menurut Norhayati, menghubungi para tunawisma setelah wawancara merupakan tantangan tersendiri karena kebanyakan dari mereka tidak punya ponsel.
"Kami kemudian memberi masing-masing 1 ringgit dalam bentuk koin. Tapi tidak semua yang menghubungi kami kembali," kata Norhayati.
"Total kami berhasil menjaring 15 orang, tapi yang bertahan hanya 4 orang. Sebagian besar dari mereka menghadapi kesulitan dalam dunia kerja setelah menjadi tunawisma dalam jangka waktu yang lama," kata Ahmad.
Hasil kerja keras Ahmad dan Norhayati berbuah penghargaan dari Agensi Inovasi Malaysia. Mereka diberi dana pengembangan 25 ribu ringgit di bawah program Berbudi Berganda: Social Impact Innovation Challenge.
Kini Ahmad dan Norhayati bisa berharap mengangkat kehidupan para tunawisma ke arah yang lebih baik.
Dengan uang tersebut, duo pekerja sosial ini berharap bisa menambah program pelatihan agar para tunawisma bisa lebih siap untuk masuk dunia kerja.
Dengan begitu mereka akan memiliki kesempatan yang lebih baik daripada yang didapatkan di jalanan. (Ism)
10/12/14
Terbukti! Keuangan Syariah Buat Orang Malaysia Makin Sejahtera
Pilihan Malaysia menjalankan sistem keuangan syariah pelan-pelan membuahkan hasil. Kini Malaysia menjadi salah satu negara yang disesaki investasi hasil yang mencari produk keuangan syariah.
Derasnya aliran dana asing itu tak pelak membuat masyarakat Malaysia makin sejahtera. Terbukti, jumlah orang superkaya Negeri Jiran ini meningkat tajam.
"Sejak menjadi pusat perbankan syariah, Malaysia telah melihat peningkatan investasi asing," kata Analis dari Lembaga Konsultan Keuangan Inggris, Wealth Insight, Tom Carlisle seperti dikutip dari situsnya, Rabu, 10 Desember 2014.
Dari laporan terbaru Wealth Insight terungkap individu dengan kekayaan besar di Malaysia saat ini berjumlah 13.800 orang.
Jumlah itu mengalahkan Dubai yang berjumlah 12.500, Cape Town Afrika Selatan 8.753 orang, dan Birmingham 8.736 orang.
Saudagar tajir Malaysia juga menggenggam kekayaan 209 persen lebih kaya dibandingkan total populasi superkaya Paraguay.
Wealth Insight memperkirakan jumlah miliarder Malaysia akan melompat dari 26 ribu orang pada tahun lalu menjadi 30.054 individu pada 2018. Total kekayaan orang kaya Malaysia ini ditaksir mencapai US$ 206 miliar dari sebelumnya US$ 151 miliar.
"Kekayaan orang kaya Malaysia tumbuh mengagumkan dengan rara-rata 59 persen antara 2009-2013," ungkap Wealth Insight.
Carlisle mengatakan 54 persen orang superkaya Malaysia kini mulai berani menginvestasikan dananya di luar negeri. Asia Pasifik menjadi tujuan investasinya.
Sektor properti menjadi pilihan miliarder Malaysia untuk menanam hartanya. Dengan harapan, pertumbuhan ekonomi akan terus tumbuh signifikan dalam lima tahun ke depan.
Derasnya aliran dana asing itu tak pelak membuat masyarakat Malaysia makin sejahtera. Terbukti, jumlah orang superkaya Negeri Jiran ini meningkat tajam.
"Sejak menjadi pusat perbankan syariah, Malaysia telah melihat peningkatan investasi asing," kata Analis dari Lembaga Konsultan Keuangan Inggris, Wealth Insight, Tom Carlisle seperti dikutip dari situsnya, Rabu, 10 Desember 2014.
Dari laporan terbaru Wealth Insight terungkap individu dengan kekayaan besar di Malaysia saat ini berjumlah 13.800 orang.
Jumlah itu mengalahkan Dubai yang berjumlah 12.500, Cape Town Afrika Selatan 8.753 orang, dan Birmingham 8.736 orang.
Saudagar tajir Malaysia juga menggenggam kekayaan 209 persen lebih kaya dibandingkan total populasi superkaya Paraguay.
Wealth Insight memperkirakan jumlah miliarder Malaysia akan melompat dari 26 ribu orang pada tahun lalu menjadi 30.054 individu pada 2018. Total kekayaan orang kaya Malaysia ini ditaksir mencapai US$ 206 miliar dari sebelumnya US$ 151 miliar.
"Kekayaan orang kaya Malaysia tumbuh mengagumkan dengan rara-rata 59 persen antara 2009-2013," ungkap Wealth Insight.
Carlisle mengatakan 54 persen orang superkaya Malaysia kini mulai berani menginvestasikan dananya di luar negeri. Asia Pasifik menjadi tujuan investasinya.
Sektor properti menjadi pilihan miliarder Malaysia untuk menanam hartanya. Dengan harapan, pertumbuhan ekonomi akan terus tumbuh signifikan dalam lima tahun ke depan.
28/11/14
Media Malaysia Sebut Jokowi Angkuh
Media online dari surat kabar berpengaruh di Negeri Jiran, Utusan Malaysia, pada Minggu, 23 November 2014 menurunkan sebuah pemberitaan dengan nada keras. Dalam tulisan berjudul "Maaf Cakap, Inilah Jokowi", media tersebut menyebut Presiden Joko Widodo menjadi pemimpin yang sedikit angkuh.
Dikutip dari laman online Utusan, mereka melabeli mantan Gubernur DKI Jakarta itu demikian, lantaran kebijakan tegasnya untuk menenggelamkan kapal-kapal nelayan asing, termasuk dari Malaysia, yang terbukti melanggar teritori Indonesia. Kebijakan Jokowi itu, dianggap Utusan, sebagai pendekatan yang kurang bijak dalam mengelola isu antar negara.
Mereka lantas, meminta publik kembali menelaah mengenai kalimat "bangsa serumpun" dalam konteks masalah tersebut.
"Ini tampaknya, memperlihatkan Jokowi memilih pendekatan konfrontasi dengan gambaran yang diberikan sebelumnya," tulis Utusan.
Mereka juga menyayangkan berkembangnya permasalahan ini, karena dimulai dari pernyataan Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto, kepada kantor berita Reuters. Saat diwawancarai, Andi mengatakan akibat invasi nelayan asing, Indonesia dirugikan sebesar US$25 miliar setiap tahunnya.
Andi menyebut, dengan kebijakan tegas Jokowi yang menenggelamkan kapal-kapal asing bisa memberikan pesan serius kepada negara tetangga, termasuk Malaysia.
Dalam pandangan Utusan, pernyataan Andi itu dianggap sebagai sebuah ancaman serius. Malaysia, tulis Utusan, tidak mempermasalahkan, benar atau tidak berita penahanan ratusan orang yang diduga merupakan nelayan dari Negeri Jiran.
"Yang menjadi masalah bagi kami, sikap seorang pemimpin dalam menangani isu penerobosan wilayah oleh nelayan tidak sama seperti aksi pelanggaran pendatang asing tanpa izin yang dialami oleh Malaysia," kata mereka.
Mereka kemudian mulai membandingkan penerobosan wilayah laut yang diduga dilakukan Malaysia dengan fenomena banyaknya pendatang gelap asal Indonesia ke Negeri Jiran.
Menurut Utusan Online, Malaysia, akan menggunakan pendekatan berbeda dan tidak akan melakukan sesuatu yang bersifat di luar batas kemanusiaan terhadap imigran ilegal asal Indonesia. Utusan turut menyoroti dampak yang diakibatkan oleh para imigran gelap tersebut, di antaranya menyebabkan masalah keamanan dan sosial di Indonesia.
"Justru Malaysia yang seharusnya bersikap tegas, karena para imigran ilegal dari Indonesia turut berkontribusi terhadap masalah sosial dan merampas keamanan di negara ini," tulis Utusan.
Oleh sebab itu, Utusan meminta kepada Jokowi, sebelum memberikan pernyataan ke publik, agar membaca terlebih dahulu Nota Kesepahaman yang diteken oleh Indonesia dan Malaysia tahun 2011 silam. Di dalam MoU itu, tertulis kedua negara sepakat membebaskan nelayan tradisional yang membawa kapal berukuran kurang dari 10 ton jika tersesat di perairan kedua negara.
Artinya, kata Utusan, jika ada nelayan tradisional yang berhasil ditangkap, maka mereka hanya akan diusir.
"Menenggelamkan perahu atau menghancurkan harta benda nelayan, tidak ada dalam ketentuan itu," tulis mereka.
Dikutip dari laman online Utusan, mereka melabeli mantan Gubernur DKI Jakarta itu demikian, lantaran kebijakan tegasnya untuk menenggelamkan kapal-kapal nelayan asing, termasuk dari Malaysia, yang terbukti melanggar teritori Indonesia. Kebijakan Jokowi itu, dianggap Utusan, sebagai pendekatan yang kurang bijak dalam mengelola isu antar negara.
Mereka lantas, meminta publik kembali menelaah mengenai kalimat "bangsa serumpun" dalam konteks masalah tersebut.
"Ini tampaknya, memperlihatkan Jokowi memilih pendekatan konfrontasi dengan gambaran yang diberikan sebelumnya," tulis Utusan.
Mereka juga menyayangkan berkembangnya permasalahan ini, karena dimulai dari pernyataan Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto, kepada kantor berita Reuters. Saat diwawancarai, Andi mengatakan akibat invasi nelayan asing, Indonesia dirugikan sebesar US$25 miliar setiap tahunnya.
Andi menyebut, dengan kebijakan tegas Jokowi yang menenggelamkan kapal-kapal asing bisa memberikan pesan serius kepada negara tetangga, termasuk Malaysia.
Dalam pandangan Utusan, pernyataan Andi itu dianggap sebagai sebuah ancaman serius. Malaysia, tulis Utusan, tidak mempermasalahkan, benar atau tidak berita penahanan ratusan orang yang diduga merupakan nelayan dari Negeri Jiran.
"Yang menjadi masalah bagi kami, sikap seorang pemimpin dalam menangani isu penerobosan wilayah oleh nelayan tidak sama seperti aksi pelanggaran pendatang asing tanpa izin yang dialami oleh Malaysia," kata mereka.
Mereka kemudian mulai membandingkan penerobosan wilayah laut yang diduga dilakukan Malaysia dengan fenomena banyaknya pendatang gelap asal Indonesia ke Negeri Jiran.
Menurut Utusan Online, Malaysia, akan menggunakan pendekatan berbeda dan tidak akan melakukan sesuatu yang bersifat di luar batas kemanusiaan terhadap imigran ilegal asal Indonesia. Utusan turut menyoroti dampak yang diakibatkan oleh para imigran gelap tersebut, di antaranya menyebabkan masalah keamanan dan sosial di Indonesia.
"Justru Malaysia yang seharusnya bersikap tegas, karena para imigran ilegal dari Indonesia turut berkontribusi terhadap masalah sosial dan merampas keamanan di negara ini," tulis Utusan.
Oleh sebab itu, Utusan meminta kepada Jokowi, sebelum memberikan pernyataan ke publik, agar membaca terlebih dahulu Nota Kesepahaman yang diteken oleh Indonesia dan Malaysia tahun 2011 silam. Di dalam MoU itu, tertulis kedua negara sepakat membebaskan nelayan tradisional yang membawa kapal berukuran kurang dari 10 ton jika tersesat di perairan kedua negara.
Artinya, kata Utusan, jika ada nelayan tradisional yang berhasil ditangkap, maka mereka hanya akan diusir.
"Menenggelamkan perahu atau menghancurkan harta benda nelayan, tidak ada dalam ketentuan itu," tulis mereka.
13/09/14
Unggah Foto Menyusui Anak, Artis Ayu Raudhah Che Wan Tuai Pro dan Kontra
MENGUNGGAH foto ketika sedang menyusui anak membuat Ayu Raudhah Che Wan menerima reaksi beragam.
Aktris Malaysia kelahiran 7 Desember 1984 ini, telah menikah dengan pesepakbola Malaysia, Zaquan Adha, dan memiliki seorang putra.
Zaquan-Ayu sebenarnya terlihat seperti keluarga selebriti bahagia. Namun belakangan, Ayu sempat dikecam netizen.
Sebuah foto yang diunggah Zaquan di akun Instagramnya, memperlihatkan dia bersama istri dan anaknya sedang berkumpul.
Asiaone, Jumat (12/9) menulis, mereka hendak ke Pulau Layar, Langkawi.
Yang menjadi masalah, Ayu yang kini berjilbab, sedang menyusui putranya. Ini menimbulkan pro dan kontra. Ada yang menganggap tidak sopan posting foto sedang menyusui.
Namun tak sedikit yang membela. Pemilik akun mizz_fiera misalnya, menganggap foto tersebut masih dalam tahap wajar karena tidak memperlihatkan anggota tubuh aktris berjilbab itu.
"Ayu menyusui anak sendiri dan tidak memperlihatkan auratnya," tulis mizz_fiera.
Akun milik Zaquan kini telah di-private. Namun kami menemukan capture-nya.
Bagaimana menurut Anda, apakah foto ini vulgar?
Klik disini untuk lihat lebih banyak
Aktris Malaysia kelahiran 7 Desember 1984 ini, telah menikah dengan pesepakbola Malaysia, Zaquan Adha, dan memiliki seorang putra.
Zaquan-Ayu sebenarnya terlihat seperti keluarga selebriti bahagia. Namun belakangan, Ayu sempat dikecam netizen.
Sebuah foto yang diunggah Zaquan di akun Instagramnya, memperlihatkan dia bersama istri dan anaknya sedang berkumpul.
Asiaone, Jumat (12/9) menulis, mereka hendak ke Pulau Layar, Langkawi.
Yang menjadi masalah, Ayu yang kini berjilbab, sedang menyusui putranya. Ini menimbulkan pro dan kontra. Ada yang menganggap tidak sopan posting foto sedang menyusui.
Namun tak sedikit yang membela. Pemilik akun mizz_fiera misalnya, menganggap foto tersebut masih dalam tahap wajar karena tidak memperlihatkan anggota tubuh aktris berjilbab itu.
"Ayu menyusui anak sendiri dan tidak memperlihatkan auratnya," tulis mizz_fiera.
Akun milik Zaquan kini telah di-private. Namun kami menemukan capture-nya.
Bagaimana menurut Anda, apakah foto ini vulgar?
Klik disini untuk lihat lebih banyak
30/03/14
Malaysia: Masih Ada Harapan Penumpang Selamat dari MH370
KUALA LUMPUR - Pejabat sementera Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein menegaskan pihaknya akan terus melakukan pencarian terhadap pesawat Malaysia Airlines MH370. Dirinya pun akan terus mencari kemungkinan penumpang selamat.
"Tidak peduli lokasinya yang terpencil, kami akan berupaya dan terus melakukan pencarian atas penumpang yang mungkin masih bisa diselamatkan," ujar Hishammuddi, seperti dikutip Reuters, Sabtu (29/3/2014).
Menurut Hishammuddin, dirinya mengharapkan ada penumpang yang selamat tetapi harapannya itu kian lama terus memudar.
"Saya tidak bisa memberikan harapan palsu kepada pihak keluarga. Hal yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah berdoa, selama ada kemungkinan kecil dari penumpang yang selamat, kami akan terus berdoa dan berusaha," lanjutnya.
Sebelumnya pesawat militer China dikabarkan melihat tiga benda mencurigakan di lokasi baru pencarian pesawat Malaysia Airlines. Namun tidak diketahui apakah benda itu ada kaitannya dengan pesawat MH370.
Penemuan terakhir memperlihatkan ada benda terapung yang berwarna, putih, merah dan oranye. Penemuan itu menambah laporan penemuan benda yang sebelumnya diumumkan oleh pihak Selandia Baru.(okezone/29/3/14)
-Media Baca Hiburan Online-
29/03/14
FBI Temukan Petunjuk dari Simulator Pilot Malaysia Airlines MH370
Liputan6.com, Washington - Badan Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) masih menganalisa hard drives dan simulator penerbangan yang disita dari rumah pilot pesawat Malaysia Airlines MH370 Zaharie Ahmad Shah. FBI dikabarkan menemukan petunjuk yang mampu mengungkap misteri hilangnya pesawat Boeing 777-200ER pada 8 Maret silam.
Direktur FBI James B Comey mengatakan proses analisa data dari hard drives dan simulator penerbangan itu hampir selesai. "Tim saya bekerja sepanjang waktu untuk memecahkan itu," kata Comey dikutip Liputan6.com dari The New York Times, Jumat (28/3/2014).
"Saya tidak ingin mengungkap lebih lanjut tentang hal ini dalam forum terbuka, tapi saya berharap ini akan selesai dalam waktu dekat. Dalam satu atau dua ahari kami akan menyelesaikan pekerjaan ini," tambah Comey.
Seorang mantan penegak hukum yang telah mendapat penjelasan terkait analisa data dalam hard drives dan simulator penerbangan Zaharie itu mengatakan FBI menemukan sedikit petunjuk. Sumber yang dikutip The New York Times itu menyebut informasi itu akan membantu Malaysia menguak misteri raibnya pesawat MH370.
"Sesuatu dalam drive yang bisa jadi terlihat tidak penting saat ini, jika dilihat dengan data tambahan yang diperoleh dari latar belakang indivisu, aktivitas (Zaharie), percakapan, dan data dari rekaman penerbangan. Kemudian sesuatu yang sepertinya tidak penting mungkin menjadi penting," kata sumber tersebut.
Sementara, laman USA Today yang mengutip seorang sumber penegak hukum menulis pilot Zaharie diyakini menjadi satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas berbalik arahnya pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing itu. Sebab tak ada bukti kerusakan mekanik maupun pembajakan oleh penumpang.
Seorang pejabat tinggi di kepolisian Malaysia menyebut penyelidik meminta keluarga Zaharie untuk memberikan informasi terkait perilaku pilot itu menjelang penerbangan pada 8 Maret itu. Sumber yang dikutip USA Today ini tak bisa memberikan keterangan secara terbuka karena bukan otoritasnya untuk mengungkap investigasi.
Sementara, putra bungsu Zaharie, Ahmad Seth, buka suara. Dia mengaku telah membaca laporan media dan spekulasi tentang dugaan peran ayahnya dalam raibnya pesawat MH370. Dia membantah spekulasi yang menyeret-nyeret nama ayahnya dalam misteri hilangnya Boeing 777-200ER itu.
"Aku membaca semuanya yang ada di dunia maya. Namun aku abaikan semua spekulasi itu. Aku lebih tahu siapa ayahku. Kami mungkin tak dekat karena dia selalu terbang. Tapi aku lebih mengenalnya," kata Seth.
Sebelumnya Perdana Menteri Malaysia Nazib Razak mengumumkan pesawat yang seharusnya terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing itu jatuh di Samudera Hindia bagian selatan, atau di sebelah barat daya Perth, Australia. Namun hingga kini belum ada bukti fisik puing-puing pesawat MH370 yang ditemukan.
Sejauh ini, hanya citra satelit saja yang menunjukkan ratusan objek yang diduga puing-puing dari pesawat MH370 itu. Terakhir, satelit Thailand mendeteksi sekitar 300 objek yang diduga berasal dari pesawat Malaysia Airlines yang raib itu.
-Media Baca Hiburan Online-
22/03/14
Malaysia heboh beritakan analisis Habibie soal MH370
Mantan Presiden BJ Habibie yang juga pakar pesawat terbang mengeluarkan pernyataan mengejutkan, pesawat Malaysia Airlines MH370 meledak dan hancur berkeping-keping pada ketinggian 10 km. Statement itu menjadi headline media di Malaysia.
Penelusuran merdeka.com, Jumat (21/3), situs Utusan Malaysia memberi judul 'Habibie yakin pesawat meletup pada ketinggian 33,000 kaki'. Judul hampir serupa juga ditulis The Malaysian Insider yang menulis 'BJ Habibie yakin pesawat meletup pada ketinggian 33,000 kaki'.
Dalam tulisan kedua media tersebut, pendiri PT Dirgantara Indonesia, atau sebelumnya Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) ini menyebut pesawat tersebut meledak di ketinggian 10 km.
"Saya yakin pesawat yang dicari itu tidak akan ditemukan, karena pesawat itu meledak di atas ketinggian 10 kilometer," kata Habibie di Jakarta, Kamis (20/3).
Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dilaporkan hilang pada 8 Maret lalu. Kehilangan tersebut dilaporkan langsung oleh pihak maskapai setelah kehilangan kontak saat dalam perjalanan menuju Beijing, China dari Kuala Lumpur.(merdeka/21/3/14)
-Media Baca Hiburan Online-
21/03/14
Misteri MH370 Berakhir pada Hari Ke-13 di Perairan Perth
Perdana Menteri Australia, Tony Abbott mengumumkannya di depan parlemen. Meski ia tak mengungkap tipe obyek yang terdeteksi berdasarkan citra satelit. "Informasi terbaru dan terpercaya telah datang memberi titik terang terkait pencarian...di selatan Samudera Hindia," kata Abbott seperti dimuat The Guardian, Kamis (20/3/2014).
Armada pesawat dari Royal Australian Air Force Orion telah dikirim ke lokasi untuk mencari tahu lebih dekat. PM Abbot juga telah menelepon Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, untuk mewartakan informasi teranyar ini.
Namun, Pak Perdana Menteri mengingatkan, upaya untuk mendekati obyek bukan perkara gampang. "Tugas untuk menentukan lokasi obyek tersebut sangat sulit. Bisa jadi itu ternyata tak terkait dengan pencarian Penerbangan MH370," kata dia. "Apapun, saya ingin menyampaikan informasi perkembangan terbaru ini pada parlemen," kata Abbott.
Pengumuman terbaru itu disampaikan setelah otoritas maritim Australia mengatakan, pencarian hilangnya Malaysia Airlines di perairan Australia mendekati Perth.
Manajer otoritas maritim, John Young mengabarkan video perkembangan operasi pencarian pada Rabu lalu, yang menunjukkan bahwa pencarian awal di Australia yang meliputi wilayah 600 ribu kilometer persegi -- dipersempit setengahnya dan mengerucut ke wilayah 2.300 km dari perairan Perth.
Young mengatakan, makin sempitnya area pencarian didasarkan pada informasi terbaru dari Badan Keamanan Transportasi AS atau US National Transportation Safety Board. Berdasar pada, "Cadangan bahan bakar dari pesawat dan seberapa jauh ia bisa terbang".
Malaysia Airlines telah hilang sejak Sabtu 8 Maret dan memicu pencarian global. Kalaupun benar obyek yang ditemukan di dekat Perth terkait MH370, masih ada misteri besar yang belum terjawab: bagaimana bisa MH370 melenceng dari rute awal yang terbang ke utara, dari Kuala Lumpur menuju Beijing?
Penyelidik mencari tahu beberapa kemungkinan, termasuk dengan memeriksa 12 awak pesawat. (Yus Ariyanto)
-Media Baca Hiburan Online-
Langganan:
Postingan (Atom)








